Polisi Amankan Pria yang Gesekkan Penis ke Wanita saat Salat

·Bacaan 2 menit

VIVA – Seorang pria terekam CCTV melakukan aksi bejat dengan menggesek-gesekan alat kelaminnya kepada beberapa wanita yang sedang salat jemaah di Musala Al Amin, Jatinegara, Jakarta Timur. Video aksi bejat pelaku viral di media sosial.

Dalam video terlihat pria itu tampak mendatangi lantai 2 musala yang ditempati jemaah wanita. Saat itu, ada empat perempuan yang sedang salat jemaah.

Begitu naik, pria itu melepaskan celananya untuk mengganti dengan sarung. Ia tampak berdiri di belakang saf jemaah wanita. Kemudian, makin mendekat begitu jemaah wanita memasuki gerakan bagian ruku.

Begitu jemaah melakukan gerakan ruku, pria tersebut langsung mengangkat sarung dan seperti menggesek-gesekan penisnya ke bagian pantat dua wanita.

Akhirnya, salah satu jemaah perempuan sadar perbuatan pelaku kemudian menegurnya. Tapi, pelaku malah buru-buru turun ke bawah musala.

Terkait itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Indra Tarigan mengatakan pihaknya sudah mengamankan pria yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap jemaah wanita sedang salat di musala. Menurut dia, pelaku dibawa oleh warga ke kantor kepolisian.

"(Pelaku) dibawa warga ke Polsek Jatinegara terus polsek bawa ke sini, ke polres," kata Indra saat dihubungi wartawan pada Sabtu, 5 Juni 2021.

Saat ini, kata Indra, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Sementara, korban belum membuat laporan polisi. "Korbannya nggak laporan tapi pelaku sudah dibawa ke Polres biar diperiksa dulu," ujarnya.

Sebelumnya, pengurus Musala Al Amin, Parman menceritakan pelaku saat ditangkap warga. Ia mengatakan kejadian itu saat salat Ashar berjemaah.

Menurut dia, jemaah pria tidak melihat pelaku naik ke lantai dua yang merupakan tempat saf salat perempuan.

"Kejadiannya pas saat salat Ashar berjemaah. Jadi, kita yang di lantai satu nggak sadar ada laki-laki yang naik ke shaf khusus perempuan," kata Parman, pengurus Musala Al-Amin.

Parman melanjutkan, pelaku tampak dikejar-kejar seorang perempuan dari lantai dua. Ia pun ikut bergerak mengamankan pelaku.

Mendengar pengakuan jemaah perempuan ada aksi pelecehan seksual, pelaku pun diamankan. Ia kemudian diserahkan ke polisi.