Polisi Analisa Rekaman Telepon Selular Pemain Persib

Jakarta (ANTARA) - Penyidik Polda Metro Jaya menganalisa rekaman video dari telepon selular milik beberapa pemain Persib, guna menyelidiki peristiwa pelemparan bus rombongan ofisial dan pemain tim asal Bandung, Jawa Barat tersebut.

"Penyidik juga akan meminta keterangan dari pemain Persib yang kemungkinan ada yang merekam kejadian itu, dan pelakunya bisa terlihat jelas," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Selasa.

Rikwanto mengatakan polisi juga memeriksa video tersembunyi yang merekam peristiwa penyerangan bus pemain Persib Bandung di sekitar lokasi kejadian.

Sejauh ini, penyidik kepolisian telah meminta keterangan tujuh orang saksi, yakni satpam, pedagang rokok dan minuman yang melihat kejadian tersebut.

Polisi mendapatkan keterangan dari seorang saksi bernama Fajar Abadi yang menyebutkan sebanyak 20 hingga 25 orang bersepeda motor berhenti di Halte Jamsostek Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (22/6) sekitar pukul 14.25 WIB.

Segerombolan orang tersebut, mengenakan penutup muka, kemudian berteriak dan melempar kaca bus yang berisi rombongan ofisial dan pemain Persib.

Bahkan, para pemuda tersebut berupaya menyegat bus yang masuk ke ruas Jalan Tol Dalam Kota arah Polda Metro Jaya, namun tidak berhasil.

Akibat tindakan pengrusakan tersebut, tim "Maung Bandung" tidak bersedia bertanding melawan kesebelasan Persija, karena kondisi psikologis pemain tim berjuluk "Maung Bandung" tersebut syok.(fr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.