Polisi bagikan 250 paket sembako ke warga terdampak harga BBM

Polres Metro Jakarta Selatan membagikan sebanyak 250 paket sembako yang merupakan bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Muara, Tanjung Barat, Jagakarsa.

"Kami melakukan bakti sosial bersama rekan-rekan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), mahasiswa Universitas Indraprasta (Unindra), dan juga elemen masyarakat lainnya," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Yandri Irsan saat ditemui, Jakarta, Jumat.

Irsan menuturkan sasaran penerima manfaat bantuan sosial tersebut adalah ojek daring, sopir angkot, dan sejumlah masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Polisi juga mengerahkan 20 orang dan 15 orang mahasiswa dalam kegiatan yang dilakukan di kawasan Muara, Tanjung Barat, Jagakarsa pada Jumat ini.

Kolaborasi polisi dengan para mahasiswa ini kompak membagikan bantuan berupa sembako sejak pagi hari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

Tak hanya membagikan bantuan sosial berupa sembako, para petugas kepolisian terlihat mengajak berbincang para sopir angkot dan ojek daring demi menjalin komunikasi yang lebih dekat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Yandri Irsan juga menyempatkan menaiki salah satu angkot dan berbincang santai dengan sang sopir.

Ke depannya, pihak kepolisian akan terus berkesinambungan setiap hari melakukan kegiatan ini di 10 titik kegiatan dalam waktu berbeda dengan membagikan ratusan bantuan sosial.

Adapun setiap hari 10 titik dengan jumlah rata-rata pembagian bantuan sosial ini berkisar 500 sampai 700 paket sembako.

Harapan Irsan, dengan adanya kegiatan ini bisa membangun empati kepada sesama mengingat imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi kesempatan aparat kepolisian untuk sosialisasi kepada warga mengenai subsidi bantuan sosial yang dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

"Kita empati juga kepada masyarakat sopir angkot, ojek online, dan yang terdampak dengan pengalihan subsidi BBM ini. Sekaligus kita sosialisasi terkait dengan adanya kenaikan BBM ini bisa dialihkan ke subsidi bansos," tuturnya.
Baca juga: Dinsos DKI tambah kuota penerima BST dua kali lipat
Baca juga: Anies serahkan bansos kebutuhan dasar jelang Lebaran
Baca juga: Gandeng MUI DKI, Perumda Sarana Jaya salurkan bansos ke 500 anak yatim