Polisi Batal Panggil Arteria Dahlan Terkait Kasus Cekcok dengan Wanita di Bandara

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Arteria Dahlan yang semula dijadwalkan memenuhi panggilan klarifikasi kepolisian di Polres Bandara Soekarno Hatta pada hari ini, Rabu 24 November 2021, tidak hadir dan meminta dijadwalkan ulang.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini beralasan tak bisa memenuhi klarifikasi karena banyak kesibukan.

"Rencana hari ini klarifikasi dari Arteria Dahlan, jadi karena ada banyak kegiatan, tadi Kasat Serse sudah berkordinasi dengan stafnya, klarifikasi dijadwalkan ulang minggu depan, antara Jumat atau Sabtu," tutur Kapolres Bandara Soekarno Hatta, Kombes Pol Edwin Hatorongan, Rabu (24/11/2021).

Kapolres pun memastikan, bila pihaknya tetap akan memproses kasus adu mulut antara keluarga Arteria Dahlan dengan seorang penumpang di Terminal 2 Bandara Soetta, yang videonya sempat viral di media sosial.

"Kami tetap memproses kasus ini. Sampai saat ini kami tetap mengkedepankan klarifikasi terhadap dua pelapor ini,"katanya.

Namun, untuk penumpang perempuan berinisial AP yang terlibat adu mulut dengan keluarga Arteria Dahlan, akan dilakukan besok.

"Untuk besok tetap rencana pemeriksaan dari pihak sodari Anggiat Pasaribu. Demikian nanti akan kami infokan lagi," ujarnya.

Ketua DPRD DKI Diminta Mediasi

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi membantah membekingi atau melindungi wanita yang cekcok dengan ibunda anggota DPR Arteria Dahlan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Setelah saya telepon Arteria, dia beranggapan saya bekingan (wanita itu), ini salah lagi nih. Saya tidak membekingi siapa-siapa, saya orang timur, kalau tidak mau diketemukan (dimediasi), ya sudah," kata Prasetyo dalam pesan singkat di Jakarta, Selasa.

Prasetyo menghubungi Arteria karena diminta tolong oleh Brigadir Jenderal Mochamad Zamroni yang merupakan suami dari wanita yang cekcok dengan Arteria.

Politikus PDIP itu menceritakan Zamroni menghubunginya pada Minggu (21/11), karena saling kenal sejak 2017 saat Zamroni masih menjadi Komandan Kodim (Dandim) Jakarta Pusat Jakarta Pusat.

Selain itu, Zamroni meminta tolong untuk menengahi cekcok dua perempuan yang disebut Zamroni terjadi sejak di pesawat hingga Terminal 2 E Bandara Internasional Soekarno-Hatta berawal dari bersenggolan.

Karena Prasetyo berasal dari partai yang sama dengan Arteria, yakni PDI Perjuangan.

"Ada apa? Kok tumben telepon gua?' saya bilang gitu. 'Mas tolong dong inisiasi saya dengan Arteria Dahlan' gitu aja omongannya," ujar Prasetyo yang dikutip dari Antara.

Prasetyo juga mau berniat memediasi karena dirinya sudah menganggap Arteria sebagai adik. Sebab dia sudah mengenal Arteria sejak beberapa tahun terakhir sebagai salah satu kader PPDI Perjuangan.

"Karena saya pikir sama-sama dari PDIP, tujuan saya yuk damai ajalah, pikiran saya sebelum teleponan Arteria," kata Prasetyo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel