Polisi Bidik Dua Kasus Korupsi di Sintang

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Slamet Bowo Santoso

TRIBUNNEWS.COM, SINTANG – Jajaran Polres Sintang membidik penanganan dua kasus korupsi pada 2012 ini.

Dua kasus itu, yakni dugaan korupsi dana hibah di PDAM Sintang, dan pembangunan kantor pos di Kecamatan Serawai Kabupaten Sintang.

“Kita beri prioritas penanganan dua kasus korupi pada 2012 ini, yakni dugaan penyelewenangan dana hibah Pemkab Sintang kepada PDAM Sintang. Dan kasus pembangunan kantor pos di Kecamatan Serawai, satu kasus yakni kantor pos merupakan tindak lanjut penanganan yang sudah kita lakukan 2011 lalu,” ungkap Kapolres Sintang AKBP Oktavianus Marthin, Jumat lalu.

Dijelaskan Kapolres, kasus selama 2011 didominasi oleh kasus gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan masalah sengketa perkebunan antara perusahaan dan masyarakat.

“Untuk gangguan kamtibmas terjadi 479 kasus, untuk tindakan kriminalitas ada 375 laporan, dan pencurian dengan pemberatan 126 kasus. Untuk kasus lain tergolong minim laporan, sementara untuk kecelakaan lalu lintas terdapat 143 kasus, dengan 37 orang meninggal dunia,” katanya.

Untuk kasus perkebunan, dijelaskan Kapolres, pihaknya sudah memetakan sedikinya tiga kecamatan yang rawan kembali terjadi konflik pada tahun 2012.
Masing-masing Kecamatan Serawai, Kecamatan Kayan Hilir, dan Kecamatan Tempunak. Namun tetap tidak mengabaikan potensi konflik perkebunan di kecamatan-kecamatan lain di sekitar kecamatan tersebut.

“Untuk konflik perkebunan, masalah seperti tumpang tindih izin, penyerobotan lahan milik masyarakat, habisnya HGU perusahaan serta beberapa masalah lain masih menjadi masalah utama yang akan memicu konflik pada tahun 2012."

"Upaya maksimal yang akan dilakukan polisi adalah memetakan akar masalah agar kinerja kepolisian efektif dan maksimal,” tandasnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.