Polisi Bubarkan Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM

Banda Aceh (ANTARA) - Aparat kepolisian membubarkan aksi demo belasan mahasiswa yang berunjuk rasa menolak kenaikkan harga bahan bakar minyak di DPR Aceh di Banda Aceh, Senin, karena tidak ada izin.

Selain itu, empat mahasiswa turut diamankan polisi karena berunjuk rasa menolak kenaikkan bahan bakar tidak ada surat pemberitahuan kepada kepolisian.

Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa menggelar orasi di depan pintu gerbang utama DPR Aceh, membakar ban bekas, dan memblokade jalan di depan gedung wakil rakyat tersebut.

T Farhad Wardhana, koordinator lapangan dalam pernyataan sikapnya mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh menolak kenaikkan harga BBM.

"Kami juga mendesak pemerintah harus membatalkan kebijakan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang hanya kepentingan politik penguasa semata," katanya.

Ia mengatakan, kedatangan mereka berunjuk rasa di DPR Aceh untuk menuntut sikap tegas DPR Aceh dan Pemerintah Aceh dalam membela masyarakat menolak kebijakan kenaikkan harga BBM.

Menurut dia, kebijakan menaikan harga BBM bukanlah kebutuhan mendesak. Kenaikan harga BBM selalu didasarkan pada alasan mencabut subsidi yang selama ini dikampanyekan pemerintah dengan dalih menghindari defisit keuangan negara.

"Nyatanya, dengan naiknya harga BBM, anggaran belanja negara juga tidak meningkat. Masih banyak alternatif lain yang seharusnya dilakukan pemerintah, selain menaikkan harga BBM," katanya.

Farhad menyatakan alternatif selain menaikkan harga BBM seperti menaikkan tarif bea dan cukai, menghemat belanja negara, hingga mengurangi belanja pegawai yang jumlahnya mencapai 35 persen.

"Seharusnya, alternatif inilah yang dilakukan pemerintah. Tidak menawarkan BLSM sebagai kompensasi kenaikan harga BBM yang merupakan tindakan membodohi rakyat," ujar T Farhad Wardhana.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.