Polisi Bubarkan Keributan di Bandara Sentani, Empat Warga Kena Peluru Nyasar

Merdeka.com - Merdeka.com - Empat warga di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, terkena peluru nyasar saat kericuhan pecah di depan jalan masuk Bandara Sentani, Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura. Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus WA Maclarimboen menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/1) sekira pukul 15.30 WIT.

Polisi saat itu menerima laporan terjadi keributan di depan pintu masuk Bandara Sentani. Saat dilakukan pembubaran, empat warga terkena peluru nyasar.

"Hingga saat ini yang ada kita dapat itu ada empat ya, satunya di (RS) Bhayangkara, tiganya di (RSUD) Youwari," ucap Fredrickus ketika dikonfirmasi wartawan di RSUD Youwari.

Sebelum kericuhan terjadi, polisi telah mengimbau untuk tidak melakukan aksi di area bandara karena merupakan objek vital.

"Namun tadi sempat ada keributan dan kami sudah mundur, tetapi ada penyerangan. Sehingga respons itu yang diberikan kepada teman-teman yang pas di depan bandara," tuturnya.

Kapolres bercerita, ada dua titik lokasi yang menjadi konsentrasi massa yakni di area cargo dan di depan Bandara Sentani.

"Tadi kami apel kan 50 awalnya, setelah itu disediakan lagi untuk yang back up terakhir ditambah itu kurang lebih ada 100, juga dari Brimob ada 100 yang hadir hari ini. Tetapi nanti lihat situasi, kita akan melihat perkembangan, apa perlu ditambah atau tidak, nanti kita lihat (pasca-kerusuhan) hari ini atau malam ini nanti dilihat," tuturnya.

Polri tetap menyiagakan pasukan untuk menghindari kejadian serupa terulang. Petugas masih melakukan identifikasi terhadap para korban.

"Yang tadi nyasar di depan bandara, kita evakuasi dulu, melakukan pertolongan medis sambil nanti kita melakukan identifikasi terkait dengan korban yang kena peluru nyasar itu. Belum menemukan (dalang) keributan, kita masih melakukan ya. Karena tadi secara spontan ya, kita lagi konsentrasi di base ops, tiba-tiba ada sekelompok massa yang secara spontan melakukan aksi di depan pintu masuk bandara itu," sambungnya.

Usai kericuhan tersebut, Kapolres Jayapura memastikan Bandara Sentani tetap beroperasi. "Jadi, kita harus bisa yakinkan pastikan bandara beroperasi. Oleh karena itu, saya minta backup Polda untuk bisa mengamankan operasional bandara," ujarnya. [cob]