Polisi Buka Opsi Bebaskan Biaya Tol Jika Macet Parah saat Arus Balik Libur Panjang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengupayakan pembebasan biaya tarif tol jika terjadi kemacetan parah di gerbang-gerbang tol saat arus balik libur panjangkm Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama Oktober 2020.

"Opsi itu (pembebasan biaya tol) akan kita bicarakan dan dikoordinasikan dengan pengelola jalan tol," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada Liputan6.com, Sabtu (31/10/2020).

Sambodo mengatakan, opsi pembebasan biaya tarif tol akan diusahakan jika antrean di gerbang-gerbang tol mengular hingga lebih dari 1 kilometer.

"Kalau memang antrean di tol panjang sekali, lebih dari 1 km," kata Sambodo.

Diberitakan sebelumnya, puncak arus balik diprediksi terjadi mulai hari ini, Sabtu (31/10/2020) dan Minggu, 1 November 2020. Diketahui libur panjang Maulid Nabi dan cuti bersama akan segera habis.

"Ya untuk arus balik kita perkirakan sudah ada peningkatan, hari Sabtu dan Minggu ya," ujar Sambodo.

Antisipasi Arus Balik

Kendaraan antre menunggu dibukanya jalur menuju kawasan Puncak dan sekitarnya di pintu keluar Tol Gadog, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10/2020). Libur panjang dimanfaatkan warga Ibu Kota untuk mengisi liburan. (merdeka.com/Arie Basuki)
Kendaraan antre menunggu dibukanya jalur menuju kawasan Puncak dan sekitarnya di pintu keluar Tol Gadog, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10/2020). Libur panjang dimanfaatkan warga Ibu Kota untuk mengisi liburan. (merdeka.com/Arie Basuki)

Sambodo mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi peningkatan volume kendaraan arus balik tersebut. Dia menyebut terus berkoordinasi dengan jajaran Polri di Polda Jawa Barat.

"Kita akan berjaga dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat untuk memantau peningkatan jumlah arus yang masuk Gerbang Tol Cikampek Utama dan Gerbang Tol Kalihurip Utama," kata Sambodo.

Menurut Sambodo, sejauh ini memang sudah ada peningkatan jumlah kendaraan yang akan memasuki wilayah DKI Jakarta. Dia berharap tak ada penumpukan kendaraan yang menyebabkan macet.

"Kalau bisa kita atur kita bisa lancarkan," kata Sambodo.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: