Polisi buru penghulu nikah siri anggota DPRD Sampang

MERDEKA.COM. Polisi terus mengembangkan kasus pencabulan berkedok nikah siri dengan 9 istri yang dilakukan anggota M Hasan Ahmad alias Ihsan, Komisi A Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Sampang, Madura, Jawa Timur. 

Setelah menangkap tiga orang, kini polisi membidik orang-orang yang membantu menikahkan anggota dewan di kamar hotel.

"Kemarin kan sudah terungkap, kalau pernikahan siri itu dilakukan di dalam mobil saat perjalanan ke hotel. Dari pengakuan tersangka ada orang lain yang membantu (penghulu) menikahkan tersangka dengan korban," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, Selasa (16/4).

Mantan Kapolsek Asemrowo dan Wonocolo ini mengimbuhkan, kini polisi baru menahan tiga tersangka di Mapolrestabes Surabaya untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Mereka adalah, Anggota DPRD M Hasan Ahmad alias Ihsan, warga Desa Samaran, Kec Tambelangan, Sampang.

Kemudian dua mucikari penyedia perempuan, yaitu Dea Ayu alias Lia (20), warga Jalan Banyu Urip Wetan, Surabaya, serta Dini Rahmawati alias Ira (22), warga Jalan Putat Jaya, Surabaya. 

"Dalam setiap transaksi, dua mucikari ini mendapat Rp 300 ribu. Dalam penyelidikan kami, sebelum menjadi penyedia perempuan, dua orang ini dulunya juga pemain (PSK)," katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota DPRD Sampang ditangkap anggota Unit Jatanum Polrestabes Surabaya di Hotel Pitstop Jalan Semut Baru. Ihsan ditangkap bersama dua perempuan karena terlibat kasus pencabulan anak di bawah umur. Dari sembilan korbannya, tiga di antaranya masih berusia 16 tahun dan masih duduk di bangku SMP kelas 2.

Uniknya, sebelum berhubungan intim dengan gadis-gadis yang diinginkan, Ihsan menikahinya secara siri dengan alasan agar hubungan suami istri yang dilakukannya halal dan tidak berdosa. Usai meniduri gadis-gadisnya, Ihsan memberi jatah Rp 2 juta.

Baca juga:
Setiap 'sewa' ABG, anggota DPRD Sampang beri upah Rp 3 juta
MUI nilai anggota DPRD nikahi 9 gadis itu zalim dan berdosa
6 Fakta anggota DPRD kawin singkat dengan ABG

Topik pilihan:
Pemerkosaan | Kopassus | Polisi Kriminal | Lion Air Jatuh | Ujian Nasional

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.