Polisi Buru Pengunggah Karikatur Tak Senonoh di Akun Twitter Satlantas Polresta Banyumas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Semarang - Polda Jawa Tengah mengejar pelaku pembobolan aku Twitter Satlantas Polresta Banyumas. Tak hanya itu, peretas akun resmi Satlantas Polresta Banyumas itu juga mengunggah karikatur tidak senonoh.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy dalam rilisnya menjelaskan, konten negatif di Twitter Satlantas Polresta Banyumas diketahui setelah adanya laporan masyarakat, Minggu (7/11/2021).

"Postingan konten negatif pada akun Twitter Satlantas Polresta Banyumas diketahui diunggah tanggal 6 april 2021," ujar Kabid Humas.

Hasil temuan itu terdapat retweet postingan berkonten pornografi. Kabid Humas menjelaskan, saat ini tindakan yang dilakukan adalah men-screenshot layar tampilan untuk kepentingan penyidikan.

"Selanjutnya menghapus konten negatif tersebut. Mengganti password akun Twitter Satlantas Polresta Banyumas untuk mencegah kembali terjadinya postingan yang tidak bertanggung jawab," jelas Kombes Iqbal.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Lama Tak Digunakan

Kombes Iqbal menjelaskan, hasil penelusuran Twitter Satlantas Polresta Banyumas telah lama tidak digunakan. Terakhir postingan resmi diunggah 27 Oktober 2021.

"Dugaan telah terjadi hacking pada akun Twitter Satlantas Polresta Banyumas pada tanggal 6 April 2021," ujar dia.

Kombes Iqbal mengatakan Kepolisian menyelidiki lebih lanjut terkait postingan tidak senonoh itu. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Banyumas untuk penyidikan.

"Saat ini sedang berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Banyumas untuk penyidikan lebih lanjut. Saya yakin dalam waktu dekat segera ungkap," jelasnya.

Saksikan Video Pilihan Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel