Polisi Buru Provokator Teriaki Pemotor Maling hingga Dikeroyok Massa di Kebayoran

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi memburu provokator yang meneriaki pemotor sebagai kawanan begal hingga dikeroyok massa di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (13/11). Teriakan tersebut membuat pemotor berinisial AL (21), babak belur dihajar massa.

"Semuanya (kami lidik)," kata Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, AKP Iwan saat dihubungi, Senin (14/11).

Polisi telah memeriksa dua saksi termasuk korban pengeroyokan. Keterangan awal diketahui AL bukanlah begal yang seperti dinarasikan dalam video viral di media sosial tersebut.

"Mungkin ada kesalahpahaman di jalan dengan pengendara lain terus diteriakin maling sama warga dan pengendara lain diamankan dibawa ke Polsek," ujar dia.

Kronologi

Beredar video seorang pria berinisial AL (21) dipukuli massa. Peristiwa itu disebut terjadi di persimpangan Fedex, Pondok Pinang, Jalan Ciputat Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (13/11) malam.

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Widya Agusiono membenarkan kejadian itu. Dia menyebut, penyebabnya karena salah paham di jalan antara korban dengan pengendara.

"Gara-gara salah paham di jalan, korban diteriakin maling. Akhirnya digebukin pengendara lain karena disangka maling beneran," ucap Widya saat dikonfirmasi, Senin (14/11).

Polisi masih menelusuri siapa yang pertama kali meneriakkan maling pada korban, hingga berujung pengeroyokan di jalan.

"Masih kita lidik untuk orang yang meneriaki dia maling," katanya.

Sebelumnya aksi pengeroyokan ini viral di media sosial. Massa mengamuk menganiaya pria yang dinarasikan sebagai pelaku begal di pinggir jalan raya.

Video tersebut diunggah lewat akun Instagram @merekamjakarta, pria memakai kaos putih itu dipukuli dan ditendang sambil diteriaki masa yang ada di lokasi. Aksi Ini pun menjadi tontonan pengendara yang sedang melintas di jalan tersebut.

"Heh, motor gua mana?" teriak salah satu warga bertanya kepada pelaku di dalam video rekaman itu.

Kemudian terduga pelaku dibawa oleh massa lainnya menggunakan sepeda motor, sambil dibawa terduga pelaku nampak masih dipukuli massa.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com [gil]