"Polisi Cabul" Ini Gerayangi Tubuh Molek Pelajar

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mengaku sebagai anggota polisi, Suriswan alias Muhammad Farhan (25), warga Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, menggerayangi Lis (17), pelajar sebuah sekolah di Kabupaten Pringsewu.

Alhasil, ia dicokok anggota Polsek Pringsewu sebagai terlapor tindak pidana pencabulan anak di bawah umur. Polisi meringkusnya di Jalan KH Gholib saat sedang mengendarai sepeda motor, Senin (20/2/2012) pukul 15.00 WIB.

"Pelaku melakukan tindakannya tersebut di jalan jalur dua Pringsewu," kata Kasikum Polsek Pringsewu, Brigpol Eko Sujarwo, mewakili Kapolsek Pringsewu, Kompol Yoni Rizakova, saat ekspos kepada wartawan, Rabu (22/2/2012).

Menurut Eko, Suriswan menakut-nakuti akan membawa Lis ke kantor polisi saat sedang bersama teman laki-lakinya, Ton (17), warga Gumuk Mas, Kecamatan Pringsewu, Minggu (19/2) pukul 15.30 WIB di ruas jalan yang tidak terawat dan banyak ditumbuhi belukar di sepanjang tepi jalan tersebut.

Sembari menunjukan lencana mirip lencana kewenangan polisi, Suriswan menggertak korbannya.

"Modus pelaku mendatangi orang lagi pacaran di tempat sepi, yang menurutnya pasti mau berbuat mesum. Pelaku menunjukkan sekilas lencana kewenangan untuk menggertak," tukasnya.

Ketika itu Suriswan meminta Ton untuk megambil motornya yang diparkir tidak jauh dari lokasi. Sehingga Lis yang ternyata juga warga Sukoharjo I itu pun tinggal sendirian. Saat itu lah Suriswan memaksa menggerayangi korban.

Kepada polisi, alasan Suriswan menggerayangi Lis untuk memastikan apakah perbuatan mesum itu telah terjadi atau belum.

Menurut polisi, tak hanya laporan pencabulan yang dilakukan pelaku. Suriswan juga telah dilaporkan tindak pidana pemerasan atas korban Irwan Hernadi (18), seorang pelajar warga Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu.

Tempat kejadian perkara (TKP)-nya pun sama di jalan jalur dua Pringsewu. Modusnya sama, mengaku sanggota polisi. Saat itu korban mengendarai motor melintas di jalur dua yang  diberhentikan pelaku dengan alasan menanyakan  surat-surat kendaraan tersebut.

Lantaran korban tidak membawa surat-surat, Suriswan mengancam akan membawa ke kantor polisi. Dia pun meminta sejumlah uang untuk tidak membawa motor tersebut ke kantor polisi. Namun Irwan juga tidak membawa uang, alhasil Suriswan mengambil handphone N 1208 milik korban.

Selain itu, pelaku juga telah dilaporkan memeras Aggi Prayoga (21), warga Perumnas Podosari, Kelurahan Rejo Sari di Goa Maria, Padang Bulan, Kecamatan Pringsewu. Modusnya mendatangi korban yang sedang bersama teman wanitanya. Lagi-lagi pelaku mengaku sebagai polisi untuk melancarkan aksinya.

Atas perbuatan tersebut, pelaku terancam pasal pasal 82 UU No 23 Tahun 2002 tentang Pencabulan Anak di Bawah Umur dengan ancaman hukuman penjara minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun. Juga pasal 378 KUHP tentang Pemerasan dan pasal 368 KUHP tentang Penipuan.(robertus didik)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.