Polisi Cari Bule Pakai Bikini Pose di Pohon Sakral Pura Babakan Bali

Merdeka.com - Merdeka.com - Beredar sebuah video seorang perempuan yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) berpose menggunakan bikini di pohon raksasa yang disakralkan di Pura Babakan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Postingan yang diunggah akun Instagram alina_yogi mendapat banyak kecaman.

Kapolsek Marga AKP I Gede Budiarta mengatakan, untuk peristiwa tersebut pihaknya sedang melakukan lidik dan meminta keterangan para tokoh setempat untuk memastikan kejadian itu.

"Anggota, sedang turun masih dilakukan lidik dan menghubungi tokoh-tokoh di wilayah Babakan, di Desa Tua," kata Budiarta saat dihubungi Rabu (4/5).

Ia juga menyebutkan, dari informasi peristiwa itu dilakukan sudah lama atau tahun-tahun sebelumnya. Karena, dulu untuk akses ke pohon raksasa tidak ketat serta tak ada pembatas untuk pengunjung.

"Katanya, kejadian itu sudah dulu karena sekarang ini sudah ketat. Itu katanya foto dulu tetapi kita masih melakukan penyelidikan. Kalau sekarang sudah ada tembok. Dulu, jalan belum ada dan segala macamnya sekarang sudah direhab ada tembok dan segala macamnya dan sudah ada penjaganya. Karena setiap pengunjung di dampingi pecalang yang mau ke sana," imbuhnya.

Namun, dia belum mengetahui foto tersebut diambil tahun berapa dan bule itu dari mana asalnya. Tetapi polisi masih melakukan pencarian kepada bule itu untuk dimintai keterangan.

"Kita belum tahu pastinya tahun berapa dan anggota saya masih menggali informasi-informasi tersebut seperti apa sebenarnya. Belum tahu (dari negara) mana kita masih mengecek di lapangan masih penyelidikan," jelasnya.

Kendati demikian, bule tersebut bisa dikenai jerat hukum karena mencederai tempat sakral dengan menggunakan pakaian bikini.

"Bisa tetap kena (jerat hukum). Apalagi itu tempat sakral dekat pura. Tapi kita mencari kebenarannya agar kita tidak salah. Kita, baru tahu viral di media sosial," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun meminta pihak imigrasi mendeportasi dan mencekal bila terbukti bule telanjang di pohon raksasa yang disakralkan di Pura Babakan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali.

"Kalau itu benar, saya sudah berkoordinasi dengan Kadis Pariwisata Kabupaten Tabanan dan imigrasi. Kalau memang bisa dideportasi, dideportasi saja. Bahkan, dicekal tidak boleh lagi ke Bali itu," kata Pemayun saat dihubungi, Rabu (4/5).

Kadispar juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, Bali, serta kepolisian untuk mengetahui peristiwa sebenarnya.

Dia menyebutkan, Gubernur Bali Wayan Koster tidak ingin ada wisatawan yang tak menghormati budaya Bali. Sehingga, pihaknya meminta agar imigrasi bertindak tegas agar tidak terjadi lagi hal serupa.

"Bapak Gubernur jelas dengan visinya beliau tidak ingin ada wisatawan mancanegara yang seperti ini lagi. Biar tidak terjadi lagi begini," katanya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel