Polisi Cari Tahu Identitas 3 Emak-emak TikTok-an di Jembatan Suramadu

Lutfi Dwi Puji Astuti, Dinia Adrianjara
·Bacaan 2 menit

VIVA – Viral sebuah video di media sosial, tiga orang wanita sedang berjoget TikTok di Jembatan Suramadu, Jawa Timur. Terlihat tiga wanita berumur paruh baya, menggunakan pakaian serba kuning sambil menari dengan diiringi lagu India.

Video ini diketahui pertama kali diunggah akun TikTok @naylaraisa2003, tiga hari yang lalu. Namun video tersebut baru beredar di media sosial dan telah ditonton puluhan ribu orang. Bukan hanya satu, video emak-emak menari di TikTok bahkan diunggah dalam empat video berbeda.

Kini pihak kepolisian sedang berusaha mencari identitas ketiga wanita tersebut lantaran masyarakat dilarang untuk berhenti di pinggir Jembatan Suramadu, apalagi dengan sengaja untuk membuat video seperti yang sedang viral beberapa hari ini. "Kita masih berupaya mencari identitas ketiga ibu-ibu yang TikTok di Jembatan Suramadu. Kemarin kita sudah menghubungi reskrim untuk bisa mengetahui identitas yang bersangkutan. Sepertinya itu waktu pengambilan video siang hari, memang jalanannya agak sepi di Suramadu," kata Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tj Perak surabaya, AKP Sigit Indra Puji.

Baca Juga: Oknum Pegawai Starbucks Pengintip Payudara Terancam Bui 6 Tahun

Menurut polisi, Jembatan Suramadu itu lokasinya jauh dari pemukiman penduduk sehingga masyarakat yang melintas di sana sudah pasti yang memang benar-benar ada keperluan. "Pasal di situ sudah ada rambu-rambu. Kami sudah melaksanakan patroli, makanya itu kok bisa sampai terjadi demikian. Kalau tentang hukuman kita sebatas tilang, karena tidak boleh berhenti. Memang kendaraan dimaksud kalau ada kendala memang boleh (berhenti), tapi kalau sengaja seperti yang viral ini tidak diperkenankan," ujarnya.

Dalam video itu ketiga wanita tersebut menari di pinggir jalan tanpa menghiraukan kendaraan yang melaju kencang di Jembatan Suramadu. Padahal di dekat tempat mereka merekam video, sudah ada plang bertuliskan 'Hati-hati Angin Kencang' yang tentunya bisa membahayakan pengendara maupun orang yang berhenti sembarangan. "Ini di Suramadu, sudah ada larangan dilarang berhenti tapi Anda masih saja berhenti. Sedang dilakukan pengecekan plat nomor kendaraan Anda melalui CCTV," tulis komentar @Kimpoyy dalam unggahan di TikTok tersebut.

"Ditunggu video klarifikasi minta maaf ya buk, dah masuk berita, bapak polisinya juga udah nunggu jg," tulis warganet @DwiAndi.

"Aduh say khan sdh ada larangan utk berhenti. Akhirnya polisi skrg mulai menyelidiki nie," kata warganet @Rika_Sutio.