Polisi Dalami Pesan Suara IRT Bunuh Diri dan Racuni Dua Anaknya

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Resor Pinrang mendalami adanya voice note yang dibuat oleh ibu rumah tangga (IRT) inisial BR yang gantung diri dan meracuni dua anaknya inisial SW serta GN di Kelurahan Pakkie, Kecamatan Tiroang. Polisi tidak percaya begitu saja terkait voice note yang dikirimkan BR kepada suaminya.

Kepala Polres Pinrang, Ajun Komisaris Besar Moh Roni Mustofa mengaku menemukan sebuah voice note di handphone milik BR yang dikirimkan ke suaminya. Selain voice note, polisi juga menemukan buku catatan utang piutang.

"Betul itu suara (voice note) dari korban bunuh diri. Kita temukan di handphone-nya. Namun demikian kita tidak percaya begitu saja," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (20/9).

Roni mengaku masih menyelidiki voice note tersebut apakah mengarah korban bunuh diri atau dibunuh. Ia curiga voice note tersebut hanya kamuflase agar kematian BR seolah-olah bunuh diri.

"Bukti yang kita temukan di lapangan akan kita gabung dari medis sama saksi dan akan kita gelarkan (perkara). Dari gelar itu baru kita bisa menyimpulkan penyebab kematiannya ini kenapa? Apakah murni bunuh diri atau dibunuh orang dengan modus di kamuflase seolah-olah bunuh diri," bebernya.

Terkait isi voice note tersebut, Roni mengakui ada disinggung terkait utang korban kepada seseorang. Apalagi, pihaknya juga menemukan buku catatan utang piutang yang dibuat oleh BR.

"Kalau di voice (note) suara itu ada utang, termasuk kita temukan catatan di bukunya. Tetapi seperti yang saya bilang tadi, kita tidak percaya begitu saja," tegasnya.

Roni menambahkan pihaknya juga sudah menerima hasil autopsi terhadap tiga korban. Roni menyebut hasil autopsi tidak Ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Hasil autopsi yang menjadi korban ini, tidak ada benturan atau tanda-tanda kekerasan. Begitu juga untuk dua anaknya yang meninggal setelah diracun," ucapnya.

Berikut isi voice note BR yang ditemukan di dalam handphone-nya.

Bapak ..
Saya bawa Anakmu
Agar tidak ada lagi yang menyusahkanmu...
Sisa anakmu yang besar kamu jaga,sayangi dia seperti anakmu yang kecil ini kamu sayangi..

Anak-anakmu yang kecil ini menunggumu di surga. Kalau saya tidak perlu kamu tunggu,. Saudara-saudaranya anakmu saja, bersama neneknya

Bapak semangatki', karena masih ada anakmu 2 orang ini yang aku tinggalkan sama kamu..
Biarlah yang kecil ini saya bawa, agar tidak menyusahkan kamu nanti..karena anakmu ini juga sering sakit..

Jika nantinya saya pergi, jangan takut untuk tetap tinggal dirumah ini, saya tidak akan menghantui dan mengganggumu
Silahkan tinggallah disini
Jika ada aneh-aneh yang kita lihat jangan takut dan tetaplah tinggal..

Gelap penglihatanku
Saya sudah minum racun
Anak-anakmu juga sudah pergi
Saya mendahulukan anakmu pergi agar lebih nyaman menunggumu disurga, karena anak-anakmu ini tidak ada dosa-dosanya ..

Jadi saya membawanya karena kamu sangat menyayangi anak-anakmu.Sebenarnya saya sudah tidak tahan menjalani semua ini, daripada saya lebih sakit lagi karena Hutang Piutang ini..

Sudah saya catat tagih dan bayarlah, orang-orang ini baik-baik semuaji

Seharian ini saya memikirkannya
Karena hari ini saya janji untuk keluarkan emasnya Hj. Dahlia tetapi tidak adapi...

Saya Minta maaf sama Bapak
Saya sangat menyayangimu
Sayangi juga anak anakmu
Dan jangan terlalu memikirkan anak anakmu ini yang pergi, karena mereka akan menunggumu disana. Tidak usaha terlalu memikirkannya lagi..

Sudah mulai gelap penglihatanku
Pak saya minta maaf
Sebenarnya niat saya ingin selalu bersamamu, tetapi apa boleh buat...
Anak anakmu sudah pergi...

Pergi ke surga menunggumu disana
Pergilah ke kak Amir, saya sudah bicara subuh tadi, minta tolong sama dia karena dia orang baik.. Pasti dia tolong kamu..

Saya bohongi kamu, bilang nanti akan diberi uang sama Ikka. Karena tidak tahu bagaimana lagi cara saya, seharian saya berpikir teruss..

Ya Allah..Maafkan Hambamu. Maafkan Hambamu.. [eko]