Polisi dan Grandmax, Dibalik Kecelakaan Anak Ahmad Dhani

Otosia.com -

Polisi masih terus menelusuri kecelakaan maut di Tol Jagorawi kemarin yang melibatkan Dul, anak Ahmad Dhani. Dalam berita yang berkembang tentang penyelidikan tersebut, polisi lebih menyalahkan kesalahan ke pihak Grand Max dan kemungkinan akan menjerat perusahaan tersebut.

Menurut Kanit Laka Lantas Jaktim, AKP Agung Budi Leksono, pihak perusahaan Grand Max bisa jadi tersangka dalam kecelakaan tersebut. Hal ini karena perusahaan Grand Max telah memodifikasi mobil tersebut.

"Kapasitas muatan Grand Max sudah dimodifikasi, seharusnya untuk 9 orang, tapi jadi 13 orang," ujar AKP Agung Budi Leksono kepada wartawan di Polres Jakarta Timur, dikutip dari Merdeka, Senin (9/9).

"Kemungkinan, nanti pihak perusahaan si Grand Max bisa dijadikan tersangka, tapi tergantung hasil akhir," tambah Agung.

Perlu diluruskan bahwa Daihatsu Grandmax memiliki kemampuan untuk mengangkut 8 penumpang. Kemudian jika mau ditambah dengan posisi berdesakan bisa menjadi 11 orang. Selain itu belum ada modifikasi terbaru untuk interior Grandmax khususnya pada bagian kursi penumpang.

Kapasitas Penumpang Grandmax

Terlepas dari itu semua, perlu pengkajian lebih detail dan mendalam atas peristiwa kecelakaan yang menelan korban 6 orang tewas dan 9 orang luka-luka. Kemudian Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikemudiakan Abdul Qodir Jaelani alias Dul mencapai kecepatan 105,8 km/jam. Hal-hal seperti ini juga bisa menjadi pertimbangan.

Artikel Lainnya

 

 (kpl/rd)

Sumber: Otosia.com

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.