Polisi dan Kemenhub Selidiki Mobil Jatuh di Danau Toba

·Bacaan 2 menit

VIVA – Penyidik kepolisian berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, mencari tahu penyebab kejadian satu mobil masuk ke Danau Toba saat Kapal Motor Penumpang (KMP) Ihan Batak bersandar di Dermaga Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Senin sore, 31 Mei 2021.

Kepolisian melakukan penyelidikan, insiden jatuhnya satu unit mobil berisi penumpang ke Danau Toba saat KMP Ihan Batak di Dermaga Ambarita. Peristiwa itu diketahui memakan korban jiwa.

Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menjelaskan, koordinasi dengan Kemenhub tersebut untuk membantu melakukan penyelidikan, dan membuat rumusan serta kebijakan terkait kesimpulan dalam peristiwa itu.

Baca juga: Polri Beberkan Alasan Dibalik Mutasi Kombes Margiyanta

"Pihak Kepolisian Resort Samosir telah meminta kerja sama kepada staff ahli BPTD dan Dirjen Hubdat Kemenhub RI," sebut MP Nainggolan, Kamis 3 Juni 2021.

Untuk saat ini, KMP Ihan Batak dihentikan sementara operasionalnya. Hal itu bertujuan, untuk mempermudah proses penyelidikan. Lebih lanjut MP Nainggolan mengatakan, pihak kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 9 orang saksi.

MP Nainggolan mengungkapkan, hasil penyelidikan sementara kecelakaan itu dikarenakan rampdoor (rantai) KMP Ihan Batak terlepas. Sehingga saat mobil keluar dari kapal, terjatuh ke danau.

"Dan kapal bergerak pada saat bersandar di dermaga karena sling rampdoor keluar dari porosnya," tutur perwira melati dua itu.

Akibat peristiwa itu, seorang penumpang dalam mobil Avanza warna hitam dengan nomor polisi BK 1421 QV tewas. Korban tewas bernama Desy Marizdayani (32) warga Jalan Gunung Martimbang III No 82 Kelurahan Rantau Laban Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi.

Sementara tiga orang penumpang mobil itu Zulkarnain Tanjung (76) warga Kota Tebing Tinggi, Farida (72) Warga Kota Tebing Tinggi dan Neiny Safrina (33) warga Kota Pematang Siantar.

"Namun penumpang yang dapat keluar dari dalam mobil sebanyak 3 orang. Tapi, 1 orang tidak dapat keluar dari dalam mobil sehingga menyebabkan penumpang tersebut terendam air di dalam mobil. Kurang lebih 15 menit sehingga mengakibatkan korban tersebut meninggal dunia," jelasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel