Polisi dan TNI akan amankan perayaan Natal

MERDEKA.COM, Menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru pada akhir bulan Desember tahun ini, pihak Kepolisian dibantu dengan TNI dan jajaran keamanan lain menyiagakan pasukannya untuk mencegah aksi teror. Untuk mencegah aksi teror itu, polisi akan mengaktifkan seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan yang menjadi titik perhatian.

"Tentunya semua masyarakat kita aktifkan, keamanan lingkungan itu yang harus menjadi perhatian," kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo usai Rapat Koordinasi Nasional Lintas Instansi dalam acara Operasi Lilin di Wisma Bhayangkari, Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/12).

Timur mengatakan, dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya aksi teror merupakan ancaman yang datang setiap menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Untuk itu, dalam upaya mencegah aksi tersebut polisi dan TNI akan menjaga setiap gereja pada saat perayaan Natal dan pengamanan jalan raya seperti Jalur Pantura, Selatan sebagai antisipasi Tahun Baru.

"Fokus tadi kalau yang berkaitan dengan perayaan Natal tentu semua gereja itu harus diamankan oleh Polri, kemudian yang berakitan dengan libur Tahun Baru, Pantura, jalur Selatan dan perayaan pergantian Tahun Baru, itu menjadi pengalaman utama yang nanti akan dibicarakan pada rakor ini," jelasnya.

Timur menjamin, perayaan Natal dan Tahun Baru tahun ini akan berjalan aman. Karena Polri dengan TNI akan melakukan upaya melakukan tindakan-tindakan pencegahan menghadapi aksi teror tersebut.

"Artinya kita mempunyai pengalaman seperti itu, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," kata Timur.

Berdasarkan data yang diterima dari Humas Mabes Polri, total personel yang disiagakan untuk menjaga perayaan Natal dan Tahun Baru berjumlah 82.633 personel. Untuk rinciannya, sebanyak 2.606 personel akan disiagakan menjaga pusat perbelanjaan, 2.316 personel menjaga tempat wisata, 1.887 personel menjaga Pos Pam, 7.54 personel menjaga Pos Pelayanan, 38. 499 personel menjaga gereja.

Sedangkan sisanya, menjaga tempat-tempat yang menjadi titik-titik pelayanan transportasi seperti, terminal, stasiun kereta api, bandara dan juga pelabuhan dengan jumlah total personel sebanyak 1.881 anggota kepolisian.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.