Polisi Data Tempat Belanja di Seluruh Indonesia yang Mirip Pasar Muamalah Depok

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mendata tempat belanja yang menggunakan dinar dan dirham sebagai alat transaksi seperti halnya Pasar Muamalah di Depok, Jawa Barat. Pendataam dilakukan di seluruh Indonesia.

"Bareskrim terus mendata kegiatan sejenis seperti di Depok, ini terus didalami oleh Bareskrim juga satuan-satuan ke wilayahan yang ada di Indonesia," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, Jumat (5/2/2021).

Bukan hanya Bareskrim, Rusdi menyebut, tiap-tiap Polda di seluruh Indonesia turut melakukan pendataan. Rusdi tak menyebut sudah berapa lokasi yang telah didata.

Dia berdalih, pendataan masih berjalan. "Seluruh Polda melakukan pendataan terhadap kasus-kasus yang sejenis seperti Pasar Muamalah yang terjadi di Kota Depok," ujar dia.

Pendiri Pasar Muamalah Depok Ditangkap

Pasar Muamalah di Kota Depok terima pembayaran dengan uang Rupiah, Dirham, hingga sistem barter. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)
Pasar Muamalah di Kota Depok terima pembayaran dengan uang Rupiah, Dirham, hingga sistem barter. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Untuk diketahui, kepolisian telah menangkap pendiri Pasar Muamalah di Depok, Zaim Saidi.

Keberadaan pasar tersebut sempat menjadi perhatian publik lantaran transaksi jual beli di lokasi tersebut menggunakan dinar dan dirham.

Hasil pendalaman sementara, Pasar Muamalah tersebut telah beroperasi sejak 2014.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: