Polisi di Surabaya Positif Mengonsumsi Sabu Bertambah 2 Orang

Merdeka.com - Merdeka.com - Jumlah polisi di Polsek Sukomanunggal Surabaya yang urinenya dinyatakan positif mengandung zat amphetamine bertambah dua orang. Sehingga, total polisi yang urine nya positif amphetamine berjumlah 5 orang.

Hal ini pun disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Jumat (26/8) malam. Ia menyatakan, dari hasil tes laboratorium forensik, dua anggota dinyatakan positif menggunakan sabu-sabu.

"Totalnya jadi 5 orang (polisi). Tiga orang yang kemarin dan ditambah lagi dua orang positif menggunakan sabu-sabu," tukasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih mendalami dari mana para okun polisi tersebut bisa mendapatkan barang terlarang itu. Namun ia memastikan, jika ke lima polisi yang bertugas di Polsek Sukomanunggal, Surabaya itu mengkonsumsi sabu di luar Mapolsek.

"Kita masih dalami dari mana asal barang itu. Yang jelas, mereka menggunakannya di luar mako (Mapolsek)," tegasnya.

Sementara itu, terkait 3 polisi dari Polsek Sukodono Sidoarjo yang juga kedapatan positif mengkonsumsi sabu, kini dinyatakan melanggar kode etik berat. Ketiganya pun menghuni tempat khusus yang ada di Bidpropam Polda Jatim.

"Ketiganya melanggar kode etik berat. Sudah ditempatkan di tempat khusus," tegasnya.

Diketahui, Bidpropam Polda Jatim mengamankan total 8 orang polisi yang urinenya mengandung zat terlarang, amphetamine. Ke delapan orang itu diamankan Bidpropam Polda Jatim, setelah sebelumnya menjalani tes urine. [eko]