Polisi Dikecam Atas Pembebasan Tersangka trafficking

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudhy

TRIBUNNEWS.COM,MAKASSAR - Keputusan Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar menangguhkan penahanan tersangka kasus trafficking menuai kecaman.

Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Zulkifli Hasanuddin yang dikonfirmasi melalui telepomn selulernya, Rabu (22/2/2012)  mengatakan, tak ada alasan bagi kepolisian untuk menangguhkan penahanan pemilik Hotel Pulau, Ivan Limbunan bersama dua tersangka lainnya yakni Anita dan Dewi Setiasih.

"Seharusnya polisi menolak penanggunahan penahan para tersangka perdagangan manusia itu. Kami patut mempertanyakan ada apa dengan pihak kepolisian sampai ketiganya ditangguhkan penahannya,”kecam Zulkifli.

Dia menjelaskan, sebelumnya, Ivan limbunan juga pernah tersandung kasus serupa yaitu perdagangan manusia di Sulawesi Tenggara (Kendari). Namun lagi-lagi tersangka kembali dilepas oleh apara kepolisian setempat lantaran korbannya mencabut laporan.

“Ini sudah tidak beres lagi di tubuh kepolisian,masa nyata-nyata terbukti melakukan perdagangan manusia, masa dilepaskan,”ujarnya.

Sementara, Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi Mantasiah menyebutkan alasan penangguhan penahanan Ivan lantaran ketiga korban trafficking sudah berdamai.

 "Laporannya itu sudah dicabut," kata Mantasiah.

Namun demikian Polwan ini enggan memberikan penjelasan secara rinci kapan korban mencabut laporannya di kepolisian.

Dia menegaskan, penangguhan penahanan Ivan, bukan berarti lolos dari jerat hukum. Melainkan kasus ini akan tetap diproses dan lanjutkan hingga ke pengadilan.

“Yang pasti proses hukumnya tetap berlanjut, meski ketiganya telah dilepas dari tahan sel Polrestabes Makassar beberapa hari lalu,”tandasnya.

Dia menambahkan, penangguhan penahanan dilakukan tentu dengan berbagai pertimbangan, seperti tersangka tak akan menghilangkan barang bukti maupun kabur.

Atas penangguhan tersebut, tersangka tetap dikenakan wajib lapor dua kali dalam seminggu, yakni pada hari Senin dan Kamis.

Diketahui Ivan ditetapkan tersangka bersama Anita dan Dewi Setiasih pada awal Februari terkait kasus trafficking terhadap tiga wanita asal Jawa Barat, masing –masing adalah Neng Martina Lukena, Risma Cavela dan Hermiati Oktavia. Namun mereka sudah dikembalikan ke kampung halamn masing-masing di Sukabumi.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.