Polisi: Dugaan Sementara Kebakaran di Tebet Akibat Korsleting Listrik

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan mengusut penyebab kebakaran di Jalan DR Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan. Hasil penyelidikan sementara diketahui bahwa penyebab kebakaran akibat korsleting listrik.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit menyebut, bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.

Penyidik telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Berdasarkan hasil pengecekan CCTV, tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelum kebakaran terjadi.

"Terkait pelempar itu sudah dicek CCTV, tidak ada tanda-tanda mencurigakan orang melakukan," kata Ridwan saat dihubungi, Selasa (4/1/2022).

Ridwan menerangkan, pihaknya sampai saat ini menunggu hasil analisis dari tim laboratorium forensik guna memastikan penyebab kebakaran.

"Iya, ini masih kami telusuri apakah dan korsleting dari apa, apakah kebakaran internal atau apa. Lebih bagus tunggu dari labfor saja," jelasnya.

Dugaan Sementara Akibat Korsleting Listrik

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tebet AKP Agus Herwahyu menerangkan, pihaknya masih mendalami keterangan dari para saksi mata.

Sejauh ini dari dua orang yang telah dimintai keterangan menjelaskan bahwa kebakaran disebabkan karena korsleting listrik.

"Ini masih dalam penyelidikan. Informasi awal adalah akibat korsleting listrik," jelas dia.

Lebih lanjut Agus menerangkan, penyidik telah memanggil salah seorang warga berinisial HS (57) yang mengaku sempat melihat dua orang pemotor berboncengan melemparkan sesuatu. Namun, sampai saat ini belum memenuhi panggilan di Polsek Tebet.

"Belum, belum. Ini kita mau tunggu di kantor kita mau ambil keterangan, belum hadir dia," ujar dia.

Sebelumnya, dua orang tak dikenal (OTK) diduga melempar sesuatu yang menyebabkan muncul api hingga membakar sejumlah bangunan di Jalan DR Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Senin dini hari kemarin, sekitar pukul 03.00 WIB.

Keterangan itu diperoleh Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan dari seseorang seorang warga berinisial HS (57). Ia mengaku sempat melihat dua orang pemotor berboncengan melemparkan sesuatu.

Api kemudian membesar dan melumat bangunan serta delapan unit motor di lokasi kejadian.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel