Polisi gaet "emak-emak" Kampung Bahari lepaskan penggunaan narkoba

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Polisi Mukti Juharsa menggaet kaum ibu atau "emak-emak" di Kampung Tangguh Anti Narkoba RW 07 Kampung Bahari, Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk melepaskan keluarga dari penggunaan narkoba.

Hal itu dilakukan melalui gerakan membasmi narkoba dengan cinta. "Membasmi narkoba dengan cinta berarti mencintai keluarga untuk memberantas narkoba," kata Mukti saat menyambangi Kampung Tangguh Anti Narkoba RW 07 Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat malam.

Mukti menggelar deklarasi gerakan membasmi narkoba itu di Balai RW 07 Kelurahan Tanjung Priok yang diikuti ratusan peserta didominasi perempuan dan kader Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) setempat.

Lurah Tanjung Priok, Teguh Subroto mengatakan, jumlah peserta saat deklarasi itu mencapai 150 orang.

Teguh berharap gerakan membasmi narkoba bisa terus berjalan di Kampung Bahari guna menghapus peredaran narkoba di wilayah Kelurahan Tanjung Priok.

Baca juga: Pejabat BNNK Jakut: Kehadiran JIS singkirkan penyalahgunaan narkotika

Baca juga: Polda Metro tangkap enam orang pelaku narkoba di Kampung Bahari

Terlebih, kata Teguh, Direktur Reserse Narkoba saat itu juga memberikan nomor telepon pribadinya kepada warga supaya komunikasi dalam rangka mendukung Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kampung Bahari bisa terus berjalan lancar.

Dengan menyimpan nomor Mukti, warga diberi kesempatan untuk menghubunginya apabila ada peredaran narkoba yang ada di Kampung Bahari.

"Jadi kita bukan benci kepada pemakai narkoba, dengan cinta ini, kami sama-sama ingin lebih baik," kata Teguh.

"Kami pun cinta kepada pelaku narkoba, jangan sampai menjelang akhir hayatnya mereka belum bisa lepas dari narkoba," katanya.