Polisi Gandeng Ormas Islam Cegah Radikalisme di Kalsel

Lis Yuliawati, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rikwanto menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, untuk menangkal radikalisme dan terorisme di wilayah Kalimantan Selatan.
Untuk itu, Rikwanto menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Kedua ormas keagamaan itu dinilai punya peran penting dalam menangkal radikalisme, terorisme, dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman,” kata Rikwanto melalui keterangannya, Rabu, 3 Maret 2021.

Menurut dia, kerja sama antara Polda Kalimantan Selatan dengan Pengurus Wilayah NU dan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan ini, untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah setempat.

“MoU ini sebagai upaya agar Kalimantan Selatan tetap aman kondusif, jauh dari hal-hal negatif, tidak ada potensi radikalisme, tidak ada potensi intoleransi dan tidak ada potensi terorisme,” ujarnya.

Maka dari itu, kata dia, Muhammadiyah dan NU akan melakukan sosialisasi serta berbagi informasi kepada masyarakat agar ikut andil dalam upaya menangkal paham radikal maupun teroris.

“Bila ada potensi mengganggu kamtibmas yang berujung terorisme, diharap Polri, ulama atau tokoh agama dan masyarakat saling bertukar informasi, sehingga bisa diantisipasi sejak awal agar tidak urgent menjadi gangguan nyata,” ujarnya.