Polisi Gelar Prarekonstruksi Meninggalnya Bocah Umur 4 Tahun di IPAL Jambi

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jambi bersama Satuan Reserse Kriminal Polresta Jambi melaksanakan pra rekonstruksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memudahkan proses penyelidikan kematian anak berinisial Ky (4) di Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta mengatakan bahwa baru saja menyelesaikan pra rekonstruksi perkara yang ditangani satreskrim polres Kota Jambi, alhamdulillah sudah selesai.

"Kita melakukan ini agar pra rekonstruksi ini bisa memudahkan penyidik untuk menemukan hal yang bisa membantu memproses pelaksanaan penyidikan oleh satreskrim,"katanya, pada Sabtu (3/9).

Ia menyampaikan, untuk adegan tadi sebanyak 21 baik dari kegiatan ibu korban bersama Ky saat lagi di warung. Kemudian korban dinyatakan hilang oleh pihak keluarga setelah itu mencari korban dan dibantu oleh warga sekitar.

Kemudian, sebanyak 10 orang saksi dihadirkan untuk pra rekonstruksi dilakukan satu per satu adegan perkara yang dimainkan dan sesuai keterangan saksi ke penyidik.

"Kita dari pihak kepolisian tidak hentinya melakukan evakuasi dan termasuk melakukan pra rekonstruksi,"tegas Andri.

Ia menyampaikan, harapan kedepannya ada pra rekonstruksi ini dilakukan supaya bisa memudahkan untuk memproses perkara ini dan menemukan siapa tersangkanya. "Kami juga tidak pernah henti kami terus bekerja untuk mengungkap perkaranya ini,"tegasnya.

Menurut Andri, rekaman Cctv yang diberikan oleh pihak keluarga sudah di analisa faktanya karena ibu yang diduga membawa dua orang anak tersebut ternyata bukan korban.

"Kita sudah yakin bahwa dua orang anak yang dibawah oleh ibu itu pada saat terekam oleh Cctv itu bukan korban,"tutupnya.

Sementara itu, Ibu Ky, Nur Lela Pitriana menjelaskan bahwa mengikuti pra rekonstruksi kematian anaknya itu saat hilang saja Sabtu pagi dan sebanyak 7 adegan.

Kemudian, adegan yang diikuti tadi anak kami inisial Ky pamit untuk bermain bersama temannya yang bernama Azriel, setelah itu adegan melakukan pencarian pertama, kedua serta mencari di Rt 28 dan bertemu sama bapak Ky.

"Kami melakukan adegan saat pra rekonstruksi tadi kayaknya 7 adegan kami lupa, tapi kami ikut pada saat anak kami hilang saja,"jelasnya.

"Kami juga berharap semoga cepat ditemukan tersangka nya karena anak kami sudah 42 hari meninggalnya dan tersangka belum juga ditemukan, karena kalau sudah ketemu tersangkanya kami tidak merasakan khawatir lagi,"tambahnya.

Menurut dia, kenapa ada khawatir karena warga disini pada ketakutan kalau pelaku belum ditangkap disini banyak anak anak.

"Kami takut kalau pelaku belum ditangkap kami juga takut kalau pelaku itu predator anak,"jelasnya.

Reporter: Hidayat [eko]