Polisi Gerebek Kampung Ambon, 8 Orang Ditangkap

TEMPO.CO, Jakarta -Kepolisian Resort Jakarta Barat kembali melakukan penggerebekan di Kampung Ambon, Jakarta Barat. Dalam penggerebekan yang dilakukan pukul 17.30 WIB, Sabtu, 9 Juni 2012 ini, petugas berhasil mengamankan delapan orang tersangka beserta barang bukti.

»Totalnya ada delapan orang, terdiri dari tujuh lelaki dan seorang perempuan,” kata Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Resort Jakarta Barat AKBP Gembong Yudha saat dihubungi oleh Tempo.

Bersama para tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa peralatan untuk menggunakan narkoba, dan sejumlah narkotik. »Ada sabu, ganja, gas gun, dan senjata tajam,” ujar Gembong.

Selain itu, Polisi juga menyita enam sepeda motor dan sebuah mobil Honda Jazz. »Seluruh tersangka tertangkap tangan bersama barang bukti,” ia menjelaskan.

Dalam penggerebekan kali ini, petugas memeriksa lima lapak yang menjadi lokasi transaksi jual beli barang haram itu. »Hasilnya, delapan orang itu berhasil kami amankan,” kata dia.

Terkait dengan peranan masing-masing tersangka, Gembong mengaku masih melakukan penyidikan lebih lanjut. »Masih kami dalami,” ujarnya.

Penggerebekan di Komplek Permata Cengkareng, atau yang identik dengan sebutan Kampung Ambon ini merupakan penggerebakan yang kesekian kalinya dilakukan. Lokasi Kampung Ambon diketahui sebagai pusat peredaran narkoba terbesar di Jakarta.

SUBKHAN

Berita terkait :

Tangan Godfather Narkoba di Kampung Ambon

Kampung Ambon ''Tiarap'' Setelah Penggerebekan 

Kepala Operasi Narkoba di Kampung Ambon Dimutasi

Polres Jakarta Barat Bangun Pos di Kampung Ambon

Ini Strategi Baru Polisi Hadapi Kampung Ambon

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.