Polisi hadirkan anjing pelacak sisir peledak dan narkoba di Kalideres

Mabes Polri menghadirkan dua ekor anjing pelacak untuk menyisir barang bawaan pemudik mengantisipasi adanya narkoba, bahan peledak, dan barang terlarang lainnya di Terminal Kalideres, Jakarta Barat.


"Mabes Polri menerjunkan K9 Tim Satwa untuk melacak barang-barang terlarang di Terminal Kalideres berupa narkoba, bahan peledak, dan barang-barang terlarang lainnya yang mungkin ada di dalam bus maupun barang yang dibawa penumpang," kata Perwira Pos Pengamanan Ipda Kustanto saat ditemui di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Kamis.

Petugas K9 Tim Satwa Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) menyisir setiap barang bawaan pemudik di ruang tunggu hingga barang-barang yang sudah tersusun di bagasi bus.

Dalam penyisiran ini tidak ditemukan narkoba ataupun bahan peledak, kata Kustanto.

Kustanto menuturkan akan memaksimalkan pengamanan mengingat jumlah penumpang diperkirakan mencapai puncak pada Kamis ini hingga esok.

Sejumlah posko pelayanan mudik Lebaran tampak di sejumlah sudut terminal mulai dari posko pengamanan terpadu, posko kesehatan PMI, hingga posko tes urine BNN.

Hingga pukul 12.00 WIB, jumlah penumpang yang telah berangkat dari Terminal Kalideres mencapai 602 orang menggunakan 35 unit bus.

Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain mengatakan jumlah pemudik sudah mengalami peningkatan yang signifikan dampak dari kebijakan boleh mudik dengan tujuan favorit adalah Padang, Palembang, Lampung, dan Jawa Tengah.

"Puncak kepadatan penumpang diprediksi akan jatuh pada Jumat (29/4)," kata Revi.

Baca juga: Puncak arus mudik di Terminal Kalideres diprediksi 29 April
Baca juga: Sopir bus AKAP senang akhirnya ada mudik lagi
Baca juga: Pemudik terbantu dengan fasilitas ruang laktasi di Terminal Kalideres

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel