Polisi Identifikasi Sosial Media Path Milik Nikita Mirzani

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Heribertus Irwan Wahyu Kintoko

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah diperiksa intensif, polisi memastikan akun 'Path' yang digunakan untuk menuding Krisdiantoro (24) alias Krisna melakukan pencurian sebuah 'Iphone' dan perhiasan berupa anting dan gelang adalah benar milik Nikita Mirzani (27).

Menurut Hendarsam Marantoko, pengacara Krisna, penyidik 'cyber crime' Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi sosial media 'Path' milik Nikita yang digunakan untuk memfitnah Krisna.

"Polisi membenarkan, akun 'Path' itu benar milik saudari NM," kata Hendarsam setelah menemani pemeriksaan Krisna di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (26/8/2013) sore.

Krisna adalah asisten Nikita yang keluar 2 Juni 2013. Lewat 'Path' itu, Nikita mencurigai Krisna mencuri perhiasan dan ponselnya.

Akhir Juli 2013, Nikita curhat di 'Path-nya' yang berbunyi, 'Plis, yang tahu dimana Krisna, mantan asisten gue, tolong kasih tahu, anting berlian gue ilang."

Emosi Nikita belum selesai. "Iphone gue ilang. Itu maling kalau ditelepon nggak diangkat, di SMS juga nggak dibales," lanjut Nikita.

Masih berkoar-koar di 'Path', Nikita menganggap, Krisna berani mencuri meski diberi gaji besar.

Merasa tidak pernah mencuri anting dan Iphone, cowok kenes itu geram dan melaporkan Nikita ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, 5 Agustus 2013, dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik dan fitnah. (kin)

Baca Juga:

Nikita Mirzani Bayangkan Bulan Madu Keliling Eropa

Mantan Asisten Tutup Pintu Damai Dengan Nikita Mirzani

Mantan Asisten Ingin Penjarakan Nikita Mirzani

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.