Polisi India Tilang Bajaj Berisi 27 Penumpang

Merdeka.com - Merdeka.com - Video bajaj berpenumpang puluhan orang viral di media sosial India. Seorang polisi di India kaget saat menilang bajaj yang dijejali 27 penumpang itu, yang terdiri dari anak-anak dan lansia.

Video tersebut menunjukkan, seorang anggota polisi di Fatehpur, negara bagian Uttar Pradesh sedang menghitung penumpang yang keluar dari bajaj tersebut. Biasanya bajaj hanya bisa memuat enam orang.

Dikutip dari BBC, Rabu (13/7), polisi berusaha menghentikan bajaj tersebut karena ngebut, tapi si sopir berusaha menaikkan kecepatannya. Polisi lalu berhasil mengejarnya dan memaksanya berhenti.

"Polisi kaget melihat lebih dari dua lusin penumpang di dalamnya," jelas inspektur polisi Fatehpur, Rajesh Kumar kepada koran Times of India.

Bajaj tersebut kemudian ditilang karena melanggar batas kecepatan dan kelebihan muatan.

Video bajaj ini ditonton puluhan ribu kali di media sosial. Di Twitter, para pengguna mengomentari dengan kalimat-kalimat kocak.

Beberapa pengguna mengatakan insiden tersebut layak mendapat "rekor dunia". Sementara pengguna yang lain mengaitkan insiden itu dengan fasilitas transportasi India yang tidak layak.

Bajaj merupakan moda transportasi populer di India. Walaupun jumlahnya banyak dan berada di mana-mana, tarif bajaj lumayan mahal dan lebih mahal dari bus. Namun bajaj masih jauh lebih murah daripada taksi dan sangat populer di kalangan masyarakat kelas menengah India.

Video bajaj berisi 27 orang:

[pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel