Polisi Israel Kembali Serang Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi Israel kembali menyerang warga Palestina di masjid Al-Aqsa pada Jumat subuh waktu setempat. Akibatnya terjadi bentrokan antara polisi Israel dan para pemuda Palestina di area Al-Aqsa, tempat suci bagi Muslim dan Yahudi.

Pada Jumat pekan lalu, serangan serupa juga terjadi dan 150 lebih warga Palestina terluka.

Dilansir laman Arab News, Jumat (22/4), para pemuda Palestina melemparkan batu ke polisi Israel di gerbang yang menuju area Al-Aqsa, menurut dua orang Palestina yang menyaksikan kejadian tersebut.

Polisi Israel, membawa perlengkapan huru hara lengkap, lalu memasuki area Al-Aqsa, menembakkan peluru karet, dan granat setrum atau listrik.

Layanan medis Bulan Sabit Merah Palestina menyampaikan sembilan orang Palestina terluka, dua di antaranya mengalami luka parah.

Puluhan ribu jemaah Muslim diperkirakan datang ke Al-Aqsa untuk salat Jumat.

Palestina dan Yordania, yang menjadi penjaga situs suci tersebut, menuduh Israel melanggar aturan yang telah berlangsung sejak lama dengan mengizinkan orang Yahudi dalam jumlah besar mengunjungi Al-Aqsa didampingi polisi.

Larangan Yahudi memasuki tempat tersebut yang telah berlangsung sejak lama dilanggar dalam beberapa tahun terakhir, memunculkan ketakutan warga Palestina bahwa Israel berencana merebut tempat tersebut.

Israel mengatakan pihaknya masih patuh terhadap status quo tersebut dan menyalahkan kekerasan yang terjadi karena hasutan Hamas yang menguasai Gaza. Israel berdalih pasukannya melakukan serangan untuk membubarkan mereka yang melempar batu ke pasukan Israel untuk menjamin kebebasan beribadah bagi Yahudi dan Muslim.

Kunjungan untuk jemaah Yahudi dihentikan selama 10 hari terakhir Ramadan mulai Jumat ini.

Tahun ini, bulan Ramadan bertepatan dengan Paskah Yahudi dan Paskah Kristen, di mana puluhan ribu orang dari tiga agama itu berkumpul di Kota Tua Yerusalem setelah pembatasan virus corona dicabut. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel