Polisi: Jari Brigadir J Putus Karena Pegang Senjata Pakai Dua Tangan

Merdeka.com - Merdeka.com - Jari Brigadir J putus usai kontak tembak dengan Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Polri menegaskan, jari putus karena cara Brigadir J yang memegang tembakan.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, saat Brigadir J melakukan penembakan terhadap Bharada RE, dia memegang senjatanya dengan menggunakan dua tangan.

"Dan disampaikan pula tadi ada peluru yang kena ke jari Brigadir J itu sendiri. Kemudian tembus dan mengenai bagian tubuh yang lain," kata Kombes Pol Budhi saat jumpa pers di Polres Jakarta Selatan, Selasa (12/7).

Budhi menegaskan, tidak ada luka penganiayaan atau potongan dari Brigadir J. Seluruh luka yang terjadi di tubuh Brigadir J berasal dari peristiwa tembak menembak antara Brigadir J dan Bharada RE.

"Saya tegaskan semua luka yang ada pada tubuh Brigadir J berdasarkan hasil autopsi sementara berasal dari luka tembak," katanya.

Sekali lagi, dia menegaskan, Polri akan profesional mengungkap pelanggaran pidana dalam peristiwa tersebut. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel