Polisi Jepang Kewalahan, 42 Orang Terluka Diserang Monyet Liar

Merdeka.com - Merdeka.com - Monyet liar mengamuk di Jepang dan menyerang penduduk. Polisi Jepang menggunakan senjata penenang untuk mengatasi serangkaian serangan tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, 42 orang terkuka di kota Yamaguchi karena serangan tersebut, termasuk anak-anak dan lansia. Keberadaan monyet liar merupakan hal yang biasa di sejumlah daerah di Jepang, namun insiden seperti ini jarang terjadi.

"Jarang melihat serangan sebanyak ini dalam waktu singkat," kata salah seorang pejabat yang menolak disebutkan namanya, dikutip dari BBC, Selasa (26/7).

"Awalnya hanya anak-anak dan perempuan yang diserang. Baru-baru ini lansia dan pria dewas juga menjadi target," lanjutnya.

Upaya menangkap binatang ini dengan tali gagal. Lalu polisi melakukan patroli sejak serangan pertawa pada awal Juli namun gagal menangkap hewan liar ini.

Pihak berwenang juga tidak yakin serangan dilakukan seekor atau beberapa ekor monyet liar. Para korban mengalami luka cakar, luka gigitan di tangan, kaki, leher, dan perut.

Bocah perempuan berusia empat tahun mengalami luka cakar setelah monyet masuk ke sebuah apartemen. Monyet liar ini juga menerobos ke sebuah taman kanak-kanak (TK).

Kera Jepang ini pernah termasuk spesies yang rentan punah, namun belakangan jumlahnya meningkat. Saat ini mereka terdaftar sebagai spesies "Least Concern" atau "Paling Sedikit Mendapat Perhatian" oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN). [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel