Polisi kantongi identitas pelaku penyerangan satu keluarga di Makasar

·Bacaan 1 menit

Jajaran Unit Reskrim Polsek Makasar Jakarta Timur telah mengantongi identitas dari kelompok pemuda yang melakukan penyerangan terhadap satu keluarga di RW 03 Cipinang Melayu Kecamatan Makasar Jakarta Timur.

"Sembilan orang sudah diketahui identitasnya," kata Kanit Reskrim Polsek Makasar, Iptu Mochammad Zen, di Jakarta, Rabu.

Zen mengatakan, untuk identitas pelaku penyerang lainnya masih diselidiki karena berdasarkan keterangan korban ada sekitar 20 orang yang melakukan penyerangan. "Ini masih proses penyelidikan terus," ujar Zen.

Sebelumnya, satu keluarga di RW 03 Cipinang Melayu Kecamatan Makasar diserang oleh sekelompok pemuda pada Sabtu (1/1) sekitar pukul 03.00 WIB.

Salah satu korban, Titi Suherti (48), mengatakan pelaku yang berjumlah sekitar 20 orang itu tak hanya melakukan penganiayaan, juga merampas sejumlah harta benda.

Baca juga: Komplotan pencuri bobol rumah warga di Kebon Pala

Anak korban, Ramdoni (25), menjelaskan, penyerangan sekelompok pemuda terhadap keluarganya itu berawal karena kesalahpahaman. "Jadi, di jalan kampung pelaku geber-geber motornya. Nah saya sama adik mau lewat, pas kejadian posisi sama-sama bawa motor," kata Ramdoni.

Menurut Ramdoni dan adiknya, Marwan (23), mereka sudah bersikap sopan meminta maaf saat hendak melintas dan berpapasan dengan pelaku yang tercatat masih warga Kelurahan Cipinang Melayu.

"Motor enggak serempetan, enggak ada apa-apa. Pas saya minta maaf terus ucapin selamat Natal dan Tahun Baru, tiba-tiba mereka menyerang. Adik saya kabur ke rumah, dikejarlah sama mereka," ujar Ramdoni.

Ramdoni menuturkan, para pelaku itu datang secara bertahap ke rumahnya hingga mencapai 20 orang. Dia mengatakan bahwa warga di sekitar lokasi kejadian juga mendengar suara gaduh pengeroyokan, tapi tidak berani menolong karena takut jadi sasaran para pelaku.

Baca juga: Satu keluarga di Makasar Jakarta Timur diserang kelompok pemuda

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel