Polisi Kantongi Identitas Pengunggah Foto Iriana dan Ibu Negara Korsel

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri menyelidiki unggahan diduga menghina Istri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Iriana Jokowi. Diketahui, unggahan dugaan penghinaan itu terkait dengan foto yang berdampingan dengan istri presiden atau ibu Negara Korea Selatan.

Dir Tipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid mengatakan, untuk identitas pengunggah foto yang diduga menghina ibu negara sudah diketahui.

"Masih dalam proses penyelidikan, identitas terduga pelaku sudah kita dapatkan," kata Vivid saat dihubungi, Minggu (20/11).

Vivid menjelaskan, penyelidikan kasus tersebut bermula saat polisi bersama dengan seluruh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda se-Indonesia melakukan patroli siber.

"Informasi tentang kasus tersebut bermula hasil dari Patroli Siber yang dilakukan, tidak hanya oleh jajaran Direktorat Siber Bareskrim Polri, tapi juga dilakukan jajaran Direktorat Krimsus (dalam hal ini Subdit Siber) seluruh Polda se-Indonesia," jelasnya.

"Patroli tersebut dilakukan secara rutin agar tidak ada ruang bagi masyarakat untuk menyebarkan hal-hal yang negatif, serta bisa berimplikasi hukum terhadap pelanggar," sambungnya.

Jenderal bintang satu ini pun mengimbau kepada masyarakat agar bijak dan positif dalam menggunakan media sosial.

"Jadi Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar media sosial yang ada hendaknya digunakan untuk hal-hal yang positif, jangan disalah gunakan untuk menyebarkan SARA, penghinaan, pornografi, kebencian serta hal negatif lainnya," imbaunya.

"Apabila tetap dilakukan, maka akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Setiap kejadian yang diduga ada unsur tindak pidana pasti kepolisian akan melakukan penyelidikan," tutupnya.

Diketahui, sebuah akun media sosial Twitter mengunggah foto Iriana Jokowi yang berdampingan dengan istri presiden Korea Selatan. Dalam foto tersebut juga diberikan sebuah caption oleh si pengunggah yang diduga mengandung unsur negatif.

Kemudian, unggahan itu pun di-screenshot dan diteruskan oleh sejumlah akun kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming yang juga merupakan anak dari Presiden Jokowi.

"Langsung dihapus twitnya," balas Gibran. [cob]