Polisi: Kartu Intelijen Kelompok Hercules dari Ormas

Jakarta (ANTARA) - Pihak Polda Metro Jaya menyatakan kartu tanda pengenal intelijen yang diduga milik kelompok Hercules atas nama Franky H berasal dari organisasi masyarakat bernama Lembaga Krisis Reklasring Republik Indonesia (LKRRI).

"Itu (kartu pengenal) tidak ada kaitannya lembaga intelijen," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Senin.

Rikwanto mengatakan, kartu identitas intelijen diduga hanya memberikan informasi kepada internal anggota LKRRI.

Rikwanto membantah pemegang kartu identitas tersebut terkait penyampaian informasi kepada tokoh politik Prabowo Subianto.

Sebelumnya, petugas Polda Metro Jaya menggeledah satu unit mobil bernomor polisi B-1133-UVD yang diduga anggota kelompok Hercules Rosairo Marshal di depan Poliklinik Biddokkes Polda Metro Jaya, Sabtu (9/3).

Polisi menemukan kartu identitas intelijen atas nama Franky H, satu unit senjata api jenis revolver, busur dan anak panah, senjata tajam, katapel dan uang tunai Rp5,9 juta.

Polda Metro Jaya juga menetapkan tersangka dan menahan tokoh pemuda asal Flores, Nusa Tenggara Timur, Hercules Rosario bersama 49 orang anggota kelompoknya terkait bentrokan dengan aparat di sekitar Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (8/3).

Para tersangka dikenakan pasal perusakan secara bersama-bersama, penghasutan, kepemilikan senjata api dan senjata tajam.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.