Polisi Kebut Perbaikan Berkas Video Syur Gisel-Nobu

Bayu Nugraha, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 2 menit

VIVAPolda Metro Jaya mengklaim langsung bergerak cepat memperbaiki berkas perkara video porno artis Gisella Anastasia alias Gisel dan Michael Yukinobu de Fretes alias Nobu, pasca dikembalikan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta lantaran belum lengkap alias P19.

"Dua berita acara pemeriksaan saudari GA dan saudara MYD, dua hari lalu P19," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat 19 Februari 2021.

Kini, kata Yusri, penyidik sedang melengkapi kekurangan dalam berkas. Penyidik mengikuti semua petunjuk yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum untuk memperbaiki berkas. Yursi menyebut penyidik akan secepatnya merampungkan berkas. Hal itu agar berkas bisa kembali dilimpahkan ke Kejaksaan sehingga Gisel dan Nobu bisa segera disidang.

"Secepatnya akan kami lengkapi dan balikan lagi kalau memang ada kekurangan dalam berkas perkara ini kalau sudah lengkap kami kirimkan lagi ke JPU," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, berkas perkara video syur dengan tersangka artis Gisella Anastasia alias Gisel dan Michael Yukinobu de Fretes alias Nobu dikembalikan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta ke Polda Metro Jaya. Berkas perkara Gisel dan Nobu telah dikembalikan ke penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Metro Jaya pada 15 Februari 2021 lalu.

"Tim Jaksa Penuntut Umum mengembalikan berkas perkara tersebut kepada Penyidik Polda Metro Jaya," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam kepada wartawan, Rabu 17 Februari 2021.

Seperti diketahui, nama artis Gisella Anastasia jadi pembicaraan masyarakat luas karena kemunculan video seks yang pemeran perempuannya mirip dengannya. Dalam video berdurasi sekitar 19 detik itu, seorang wanita mirip Gisel terlihat sedang melakukan hubungan intim dengan pria di sebuah ruangan dan lantas memvideokan adegan syur mereka.

Polisi sudah mencokok dua penyebar video porno mirip Gisel antara lain berinisial PP dan MN. Keduanya membeberkan motif mereka menyebar video pornografi itu secara masif. Salah satunya alasannya adalah agar menambah followers akun media sosial mereka serta agar memenangkan hadiah dalam program give away.

Baca juga: Gisel-Nobu Belum Disidang, Berkasnya Dikembalikan Jaksa ke Polisi