Polisi Keluar-Masuk Kampung Guna Tekan COVID-19 di Jakarta

·Bacaan 1 menit

VIVAPolda Metro Jaya mengerahkan personel guna sosialisasi penerapan protokol kesehatan COVID-19 ke kampung-kampung di wilayah DKI Jakarta guna menekan penyebaran virus mematikan itu di tengah lonjakan kasus positif. Patroli dan sosialisasi dilakukan siang hari karena malam hari telah dilaksanakan kegiatan pembatasan mobilitas warga.

"Semua dilaksanakan beriringan, dibentuknya rekan-rekan ini memperkuat PPKM mikro di basis komunitas dengan cara bertindak patroli keluar masuk kampung untuk menyasar kerumunan dan mengurangi mobilitas masyarakat di samping edukasi untuk terus menggunakan masker," ucap Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran kepada wartawan, Jumat 25 Juni 2021.

Ratusan mobil dari beberapa kesatuan dikerahkan dalam patroli dan sosialisasi penerapan prokes COVID-19 ke kampung-kampung ini. Daerah yang disasar pertama adalah zona merah. Mulai dari Satuan Lalu Lintas, Samapta, hingga Brimob.

"Laksanakan secara humanis namu tetap tegas kepada mereka yang melanggar prokes (protokol kesehatan)," kata dia.

Fadil minta kepada jajarannya agar tetap humanis dan persuasif. Tapi mereka tetap diminta tegas dalam penegakkan prokes COVID-19. Kegiatan ini sendiri mulai berjalan perhari ini.

"Laksanakan secara humanis namun tetap tegas kepada mereka yang melanggar prokes," kata dia.

Baca juga: Titik Pembatasan Mobilitas Ditambah di Bekasi, Tangerang dan Depok

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel