Polisi Klarifikasi Kasus Pengendara Mercy Curi Cokelat di Alfamart

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Resor Tangerang Selatan belum menerima laporan dari pihak Alfamart yang telah dirugikan dengan tindakan intimidatif Mariana. Mariana sendiri adalah pelaku yang mencuri cokelat dan meminta klarifikasi permintaan maaf dari pegawai toko di kawasan Sampora, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP Purwanto mengatakan, telah mengerahkan anggota untuk mengklarifikasi pegawai mini market yang diduga menjadi korban intimidasi pelanggannya itu.

"Terhadap kejadian pencurian coklat yang dilakukan oleh salah seorang pengunjung Alfamart di wilayah Cisauk, Polres Tangerang Selatan, dalam hal ini Polsek Cisauk, telah menindak lanjuti kejadian tersebut dengan mendatangi TKP dan melakukan klarifikasi peristiwa tersebut," katanya saat dikonfirmasi, Senin (15/8).

Namun begitu, dia belum dapat merinci secara detil hasil klarifikasi terhadap pegawai mini market. Sementara, pegawai mini market di lokasi, juga enggan memberikan keterangan detil terkait peristiwa tersebut.

Selanjutnya, kata Purwanto, pihaknya akan segera meminta klarifikasi lengkap kedua belah pihak, terkait kejadian viral itu. Hingga saat ini, korban pegawai Alfamart, belum membuat laporan Polisi atas kejadian yang dialaminya itu.

"Kemudian akan mengundang pihak-pihak yang terkait untuk mengklarifikasi kejadian pencurian tersebut dan hingga saat ini, korban belum melaporkan kejadian tersebut," kata dia.

Sementara Alfamart, menerangkan kalau pihaknya masih menunggu koordinasi tim kuasa hukum Hotman Paris, untuk proses hukum selanjutnya. Pihak Alfamart, belum dapat memastikan kapan rencana pelaporan polisi itu, dilayangkan.

"Kita menunggu arahan Bang Hotman, segera akan kita kabari, selesai koordinasi sore ini," kata dia. [fik]