Polisi: Korban Mutilasi Tol Cikampek Bukan Keponakan Petinju Nasional

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengenai kedatangan keluarga dari Ayunda Safitri (16) ke RSCM untuk mengecek apakah korban mutilasi adalah keponakan dari petinju nasional almarhum Rahman Kili-Kili yang hilang sejak beberapa hari lalu ternyata, korban mutilasi itu bukan Ayunda.

"Kemarin memang ada keluarga yang datang mengecek apakah korban di RSCM itu anggota keluarga yang hilang atau bukan. Dan hasilnya korban bukan anggota keluarga yang hilang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Rabu (6/3/2013) di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto mengatakan kemarin Emilia yang merupakan kakak dari petinju nasional Almarhum Rahman Kili-Kili dan merupakan ibunda dari Ayunda datang ke RSCM dan memang ada kemiripan di cat kuku yang digunakan Ayunda dengan korban.

"Ada kesamaan cat kuku yang digunakan, berwarna biru tua. Pada korban cat kuku warna biru tua ditemukan di jempol kiri dan kanannya yang hanya berupa garis saja," kata Rikwanto.

Lalu saat dilihat dari adanya tahi lalat di korban ternyata berbeda tahi lalat. Di wajah korban ada tahi lalat di dagu bagian tengah, sementara Ayunda memiliki tahi lalat di bibir.

"Ada perbedaan tahi lalat, jadi setelah dicocokkan korban mutilasi itu bukan Ayunda Safitri, keponakan Rahman Kili-Kili yang hilang," kata Rikwanto.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.