Polisi Korsel Tangkap Perempuan Terkait Misteri Mayat dalam Koper di Selandia Baru

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Korea Selatan menangkap perempuan yang diduga membunuh dan memutilasi dua anak yang jenazahnya ditemukan dalam koper di Selandia Baru bulan lalu.

Perempuan berumur 42 tahun itu ditangkap atas permintaan kepolisian Selandia Baru.

"Polisi menangkap tersangka di sebuah apartemen di Kota Ulsan pada Kamis setelah pengintaian dengan petunjuk tentang keberadaannya dan rekaman CCTV," ungkap Badan Kepolisian Nasional Seoul, seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (15/9).

Sebelumnya polisi yakin jika perempuan itu adalah ibu dari kedua anak yang ditemukan dalam koper.

"Tersangka dituduh polisi Selandia Baru membunuh dua anaknya, yang berusia tujuh dan 10 tahun saat itu, sekitar tahun 2018 di daerah Auckland," jelas keterangan itu.

"Dia diketahui tiba di Korea Selatan setelah kejahatan itu dan bersembunyi sejak itu," lanjut keterangan polisi.

Kini perempuan itu akan diekstradisi ke Selandia Baru karena kejahatannya.

"Polisi berencana memindahkan wanita itu ke Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul untuk persiapan pemeriksaan ekstradisi oleh Pengadilan Tinggi Seoul," jelas kantor berita Yonhap.

Kasus temuan dua jenazah anak dalam koper di Selandia Baru adalah "penyelidikan yang sangat menantang," ujar Inspektur Detektif Auckland, Tofilau Fa’amanuia Vaaelua.

"Untuk menahan seseorang di luar negeri dalam waktu sesingkat itu, semuanya bergantung pada bantuan pihak berwenang Korea dan koordinasi oleh staf Interpol Polisi Selandia Baru kami," ujarnya.

Sebelumnya dua jenazah anak-anak ditemukan dalam koper ketika keluarga asal Selandia Baru membeli barang-barang terlantar di sebuah lelang di dekat Auckland, kota terbesar di Selandia Baru.

Setelah menemukan potongan tubuh, keluarga itu segera menelepon polisi setempat.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]