Polisi Kumpulkan Regu Pemadam Kebakaran Banjarmasin

Banjarmasin (Antara) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin segera mengumpulkan seluruh regu pemadam kebakaran yang ada di kota tersebut, untuk diberikan sosialisasi tentang penanganan kebakaran.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin, Kompol Toton P Wardana Sik Msi di Banjarmasin, Senin mengatakan, dikumpulkannya seluruh pemadam kebakaran itu pada hari Selasa (20/8).

Mereka nantinya akan berkumpul di Polresta Banjarmasin tepatnya di ruang Rupattama, dan akan diberikan sosialisasi terkait penanganan kebakaran terutama saat menuju tempat kejadian.

Dimana selama ini dilihat pihak pemadam kebakaran saat menuju tempat kejadian kebakaran mereka dinilai tidak memperdulikan keselamatan orang lain khususnya para pengendara di jalan raya.

Bukan itu saja, mereka juga terkesan acuh pada setiap aturan lalu lintas yang mana bisa merugikan diri mereka sendiri juga orang lain yang berdekatan dengan para pemadam saat menuju tempat kejadian.

"Para pemadam kebakaran terkesan kebut-kebutan untuk menuju tempat kejadian, dan juga ada yang sampai melawan arus, hal ini tidak bisa dibiarkan dan kita harus berikan pengertian kepada mereka sebelum terjadi kecelakaan nantinya," terangnya kepada Antara.

Bukan itu saja, berdasarkan data di Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin sering melakukan penanganan terhadap kecelakaan lalu lintas antara mobil pemadam kebakaran dengan pengendara lainnya.

Untuk mencegah itu semua, Polresta Banjarmasin mengambil inisiatif dengan mengumpulkan mereka semua guna diberikan sosialisasi terkait hal tersebut.

"Selain memikiran jiwa sosial membantu orang lain yang mengalami musibah kebakaran, kita juga harus menjaga keselamatan kita dan juga para pengendara lainnya yang berpapasan saat menuju lokasi kebakaran," ucap pria murah senyum itu.

Semoga setelah usai pertemuan nantinya, ada perubahan terhadap aksi para pemadam kebakaran di jalan raya saat menuju tempat kejadian dan tidak ada lagi laporan kecelakaan lalu lintas antara pemadam kebaran dan masyarakat.

"Saat ini kita hanya memberikan sosialisasi dan toleransi saja, namun nantinya apabila tidak sesuai dengan aturan yang berlaku maka mau tidak mau akan kita tindak tegas," tegasnya. (04/and)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.