Polisi Masih Cari Unsur Pidana Private Party di Depok

Merdeka.com - Merdeka.com - Temuan adanya private party di Perumahan Pesona 2 Depok terus didalami kepolisian. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, penyidik Polres Metro Depok masih mengumpulkan bukti-bukti untuk menjerat pihak yang bertanggung jawab atas terselenggaranya private party. Zulpan menegaskan, private party digelar tanpa izin.

"Ini masih didalami penyidik Polres Metro Depok kan yang menangani, yang jelas kegiatan itu tidak memiliki izin, nanti unsur pidananya di mana nanti penyidik lah yang mendalaminya," kata dia kepada wartawan, Selasa (7/6).

Zulpan mengatakan, sejumlah pihak telah dimintai keterangan termasuk penyelenggara private party. "Ada berapa orang udah diambil keterangan termasuk penyelenggara. Ini kan tim gabungan, tapi teknisnya ke Polres Depok," ujar dia.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, penggerebekan private party dilaksanakan pada minggu (5/6) dini hari. Di lokasi tersebut polisi mendapati pengunjung mencapai 400 orang.

"Pada saat penggeledahan ditemukan 10 kotak alat kontrasepsi yang berada di dalam kamar," ujar Yogen saat ditemui Liputan6.com, Senin (6/6).

Yogen menjelaskan, alat kontrasepsi yang ditemukan dalam keadaan masih terbungkus dan belum digunakan. Pada saat ditanyakan kepada para pengunjung, tidak ada satupun pengunjung yang mengakui alat kontrasepsi tersebut.

"Tidak ada yang mengakui itu alat kontrasepsi milik siapa, tapi kamar itu terlihat rapi di antara kamar lainnya," jelas Yogen.

Yogen mengungkapkan, Polres Metro Depok bersama Polda Metro Jaya menggunakan anjing pelacak untuk mendeteksi adanya penyalahgunaan narkotika. Hasil dari pemeriksaan, tidak ditemukan pengunjung yang menggunakan narkotika.

"Pemeriksaan dilakukan secara random dan tidak ada yang menggunakan narkotika pada saat itu," ungkap Yogen.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel