Polisi Minta Masyarakat Cari Tempat Belanja Alternatif Selain Pasar Tanah Abang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Polisi meminta masyarakat dapat memahami pentingnya menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dan menekan tingkat terjadinya kerumunan. Hal tersebut demi mengantisipasi terjadinya keramaian seperti di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan, ada baiknya masyarakat mencari lokasi alternatif untuk berbelanja demi menghindari terjadinya kerumunan.

"Imbauannya sebaiknya mencari alternatif pusat perbelanjaan lain karena kita ketahui beberapa tempat seperti Tanah Abang, Thamrin City cukup padat masyarakat yang berbelanja," tutur Yusri dalam keterangannya, Minggu (2/5/2021).

Yusri menyebut, kerumunan Pasar Tanah Abang yang sempat viral di sosial media membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman melakukan pengecekan langsung siang tadi.

"Kita imbau masyarakat dengan situasi sekarang ini, ramainya beberapa tempat pusat perbelanjaan di mana terjadi kerumunan di sini, sementara petugas melakukan kegiatan prokes ke masyarakat di sini," jelas dia.

Terlebih, berdasarkan data sementara yang diterima Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pengunjung Pasar Tanah Abang hari ini mencapai 100 ribu orang. Untuk itu, 2500 petugas gabungan pun dikerahkan di lokasi untuk melakukan pengawalan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Guna hindari terjadinya kerumunan, penyebaran Covid-19, sebaiknya cari alternatif," Yusri menandaskan.

Anies: Pengunjung Pasar Tanah Abang Hari Ini Capai 100 Ribu Orang

Kerumunan warga saat mengunjungi Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta, Minggu (2/5/2021). Kepadatan pengunjung yang ingin membeli kebutuhan untuk Lebaran tetap terjadi di Blok A dan B Tanah Abang meski petugas gabungan telah berjaga di pintu masuk guna mencegah kerumunan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Kerumunan warga saat mengunjungi Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta, Minggu (2/5/2021). Kepadatan pengunjung yang ingin membeli kebutuhan untuk Lebaran tetap terjadi di Blok A dan B Tanah Abang meski petugas gabungan telah berjaga di pintu masuk guna mencegah kerumunan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, jumlah pengunjung Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat meningkat. Jumlah pengunjung hari ini, Minggu (2/5/2021) lebih banyak dari sehari sebelumnya, yakni mencapai 100 ribu orang.

"Hari Sabtu terjadi lonjakan jumlah pengunjung yang sebelumnya 35 ribu menjadi 87 ribu. Dan hari ini data sementara diperkirakan sekitar 100 ribu pengunjung," kata Anies di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021).

Anies menyatakan, akan ada perubahan waktu operasional Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Perubahan yang dimaksud yakni waktu tutup pasar tidak dilakukan secara bersamaan.

"Jadi mulai sore ini pasar akan ditutup dibagi ada yang pukul 16.00 WIB dan tutup pukul 17.00 WIB," ucap dia.

Selain itu, Anies juga telah berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, hingga Dirut Pasar Jaya selaku pengelola Pasar Tanah Abang terkait kondisi tersebut.

"Pengendalian dilakukan kerahkan sekitar 2.500 personel, terdiri dari polisi ada Brimob, Sabhara. Dari TNI ada dari Kodam, dari Angkatan AL Marinir, Angkatan Udara Paskhas, dan juga Satpol PP. Diterjunkan untuk menjaga ketertiban prokes," jelas Anies.

Saksikan video pilihan di bawah ini: