Polisi-Paspampres Bersitegang di Penyekatan, Danpaspampres: Aturan PPKM Darurat Belum Dipahami

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) Mayjen TNI Agus Subiyanto mengatakan, ada kesalahpahaman antara petugas yang berjaga di jalur penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat dengan anggotanya yang bernama Praka Izroi Gajah.

"Aturan PPKM Darurat belum dipahami petugas di lapangan tentang sektor essensial, nonessensial, kritikal yang bekerja di sektor ini boleh melewati penyekatan," kata Agus dalam keterangan tertulis diterima, Kamis (8/7/2021).

Agus mengatakan, anggota Paspampres termasuk dalam sektor yang dikecualikan dalam penyekatan sesuai Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang pemberlakuan PPKM Darurat Jawa dan Bali 3-20 Juli 2021.

"Apabila aturan tidak dipahami petugas, maka akan terjadi miskomunikasi antara warga yang bekerja di sektor yang ditentukan dengan petugas PPKM," jelas dia.

Agus menambahkan, 75 persen anggotanya tinggal di luar asrama Paspampres. Mereka tersebar di wilayah Jabodetabek. Karenanya, anggotanya hampir setiap hari pulang pergi berdinas dan melewati titik 2 penyekatan.

"Saya sudah koordinasi dengan para Dansat TNI dan Polri di lapangan untuk memahami aturan PPKM Darurat. Jadi untuk kejadian ini sudah aman," tandas Agus.

Video Viral

Anggota Paspampres saat memberikan sembako di Kawasan Mako Paspampres,Jakarta, Rabu (15/4/2020). Donor daran dan pembagian sembako sebagai bentuk kepedulian kemanusian di tengah pandemi virus COVID-19. (merdeka.com/Imam Buhori)
Anggota Paspampres saat memberikan sembako di Kawasan Mako Paspampres,Jakarta, Rabu (15/4/2020). Donor daran dan pembagian sembako sebagai bentuk kepedulian kemanusian di tengah pandemi virus COVID-19. (merdeka.com/Imam Buhori)

Sebelumnya, viral di media sosial rekaman video yang memperlihat ketegangan di penyekatan Jalan Daan Mogot Jakarta Barat.

Dalam rekaman terlihat, seorang pengendara berdebat dengan petugas PPKM yang melakukan penyekatan di Jalan Daan Mogot, Jakarta, Rabu 07 Juli 2021.

Perdebatan itu dipicu, karena pengendara itu tidak mendapatkan izin melintas di lokasi penyekatan.

Saat itu, Praka Izroi Gajah mengaku sebagai Paspampres. Petugas kemudian berupaya memvalidasi ucapan yang disampaikan Praka Izroi.

Ia diminta memperlihatkan kartu tanda anggota. Setelah ditunjukkan kartu tanda anggota, akhirnya Praka Izroi dizinkan melewati penyekatan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel