Polisi: Pelaku Pengeroyokan Brimob dan Kopassus Belum Tertangkap

Bayu Nugraha, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 1 menit

VIVA – Beredar kabar di media sosial kalau pengeroyok anggota Brimob hingga tewas dan anggota Kopassus hingga luka telah dicokok. Namun, menurut Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya informasi yang beredar di medsos itu tidak benar.

"Belum ada (pelaku yang ditangkap)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat, kepada wartawan, Senin, 19 April 2021.

Hingga kini, kata dia, penyelidikan masih terus dilakukan. Pihaknya terus mencari saksi-saksi yang mengetahui kejadian ini. Sejauh ini, baru lima sampai enam orang saksi diperiksa. Sehingga, saat ditanya bagaimana kronologis kejadian persisnya polisi mengaku belum bisa membeberkannya.

"Ini kan masih lidik ya masih kita periksa semua," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video viral di media sosial video memperlihatkan adanya kejadian dugaan pengeroyokan terhadap anggota TNI dan Polri yang dilakukan oleh orang tidak dikenal.

Video ini viral di media sosial Instagram @cetul.22. Akun tersebut menyebut video itu adalah rekaman kamera closed circuit television yang merekam dugaan pengeroyokan tersebut. Video ini sudah ditonton lebih dari 3 ribu orang.

Disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di trotoar Jalan Faletehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari ini, sekitar pukul 07.00 WIB, pagi.

Menurut keterangan akun cetul.22, korban ditemukan tergeletak di sana lalu dilarikan oleh saksi ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, namun nyawa anggota Polri yang dikeroyok disebut tidak tertolong.

Baca juga: Pengakuan Juru Parkir di Lokasi Tewasnya Brimob dan Lukai Kopassus