Polisi: Penodong Senjata ke Petugas Hotel Depresi Dicerai Istri

Siti Ruqoyah, Sherly (Tangerang)
·Bacaan 1 menit

VIVAPolisi menangkap pelaku penodong petugas hotel berinisial SDA (43). Dia diketahui menodong senjata airsoft gun, serta perampasan sejumlah uang kepada resepsionis Hotel Fame Gading Serpong, diketahui mengalami depresi.

"Setelah kita tangkap, kita dapat keterangan dari pelaku dan keluarga, kalau yang bersangkutan ini mengalami depresi selama 7 tahun ke belakang. Hingga akhirnya, dia secara rutin melakukan konsultasi ke psikiater," kata Kapolsek Kelapa Dua, AKP Muharram Wibisono, Sabtu, 31 Oktober 2020.

Kendati demikian, pihaknya harus membuktikan dari surat menyurat keterangan medis yang dapat dipertanggungjawabkan, dimana menyatakan jika benar yang bersangkutan mengalami depresi atau tengah menjalani konsultasi.

"Kita harus melihat dulu betul atau tidaknya kalau keterangan medis. Kita juga akan melakukan pengecekan terhadap psikis terhadap yang bersangkutan," ujarnya.

Diketahui, yang bersangkutan pun mengalami depresi setelah ditinggal sang istri yang merupakan warga negara asing.

"Jadi, pelaku ini depresi usai ditinggal istri karema bercerai, dan istrinya ini WNA," ungkapnya.

Nantinya, bila yang bersangkutan terbukti secara sadar melakukan tindak pidana tersebut, maka akan dikenakan pasal 368 KUHPidana dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.

Sebelumnya, Kepolisian Sektor Kelapa Dua Polres Tangerang Selatan, mengamankan seorang pria berinisial SD di kawasan Serpong, Kelapa Dua, Tangerang pada Jumat, 30 Oktober 2020, malam.

Hal itu setelah pria tersebut melakukan penodongan kepada petugas resepsionis di Hotel Fame Gading Serpong.

Dijelaskannya, awalnya pelaku berjalan dari Giant Gading Serpong dan mengarah ke Hotel Fame dengan menenteng senjata tersebut. Kemudian, pengunjung yang melihat pelaku membawa senjata melaporkan hal itu ke petugas keamanan Giant.

"Jadi pelaku ini sudah keliatan nenteng-nenteng senjata itu. Akhirnya petugas keamanan Giant menghubungi petugas kepolisian," ujarnya.