Polisi Periksa BTPN Pusat Buntut Pembobolan Rekening

·Bacaan 2 menit

VIVA - Viral di media sosial, dugaan pembobolan rekening Jenius. Adalah akun media sosial Facebook Wirawan A Candra yang mengaku jadi korbannya.

Dia mengatakan dana di rekening Jenius yang merupakan salah satu produk BTPN raib. Ia tertipu panggilan nomor WhatsApp +1(225) 240-1221 yang mengaku sebagai call center Jenius.

Dia diminta pihak yang mengklaim call center itu mengisi formulir pada situs jeniusbtpn.com agar adanya penyesuaian tarif feesible.

Atas kejadian ini, uang sebesar Rp241,85 juta dari tabungan aktif sebesar Rp21,85 juta dan dalam deposito Rp220 juta hilang. Terkait hal ini, Bank BTPN pusat dipanggil polisi.

“Untuk selanjutnya langsung riksa bank BTPN pusat dan sudah dilayangkan undangannya,” kata Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ricky Pranata Vivaldy, kepada wartawan, Jumat, 30 Juli 2021.

Baca juga: Kepala Bank Mega Malang Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp3 Miliar

Pemanggilan itu, kata dia, dilakukan dalam kapasitas sebagai saksi. Pemeriksaan tersebut akan dilakukan pekan depan.

Tapi, belum diketahui siapa yang akan mewakili BTPN dalam menjalani pemeriksaan ini. Namun, BTPN mengaku sudah menyanggupi untuk hadir.

“Pemeriksaan Minggu depan. Surat undangan sudah dikirim dan pihak BTPN sudah menyanggupi untuk hadir,” kata dia lagi.

Hal serupa juga pernah terjadi dan viral di media sosial. Namun, korban mengaku uangnya yang sempat raib akhirnya kembali.

Salah satu nasabah Jenius Bank BTPN mengaku kehilangan uang hingga Rp110 juta. Peristiwa ini lagi ramai di linimasa Twitter. Akun @theresiaavila pada 18 Juli 2021 membuat sebuah tweet berjudul 'Penipuan Lebih dari Rp110 Juta Mengatasnamakan Jenius BTPN'.

"DIBUAT SUPAYA TEMEN2 GA MENGALAMI KEJADIAN SERUPA dan semoga masih rezeki uang tabungan studi dan nikah gue balik. Selain doa, ini salah satu bentuk usaha gue biar bisa didenger langsung sama @JeniusConnect karena udah 5 hari gue usaha kesana-sini tanpa hasil yang signifikan," tulis pemilik akun, seperti dikutip VIVA Tekno, Senin, 19 Juli 2021.

Peristiwa dimulai pada 14 Juli lalu, di mana dia mendapat telepon dari seseorang yang mengatasnamakan @JeniusConnect. Penelpon itu mengatakan bahwa nasabah harus mengganti kartu kredit.

Ini merupakan kebijakan bank dan akan dilakukan secara bertahap kepada semua nasabah. Saat itu, korban tidak menaruh rasa curiga.

"Trs gue diminta isi link https://t.co/et4CfosEBK. Sambil ngisi link tersebut, CS sambil jelasin 'Nanti limit tarik tunai kartu baru mbak akan dinaikkan ya karna mbak merupakan nasabah dengan transaksi yang aktif di @JeniusConnect'. Dia tau transaksi gue aktif???" lanjutnya.

Korban mulai curiga saat penipu bertanya apakah dia punya rekening selain di Jenius BTPN. Tapi Theresia Avila menolak memberi rinciannya.

"Di momen gue sadar ada yg ga beres, gue buka aplikasi jenius gue udah ke log-out dan gabisa pas gue coba login lagi, gue tlp CS @JeniusConnect @jeniushelp dan yg gue sayangkan gue hrs nunggu sekitar >15 mnt, mereka bantu blokir akun gue," ujarnya.

Singkat cerita dia baru tahu bahwa saldonya sudah terkuras habis, hanya menyisakan Rp1. Ia juga menjabarkan waktu ditelepon penipu pada pukul 16.53 WIB dan dana terkuras habis 17.14 WIB.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel