Polisi Periksa Enam Orang Terkait Kebakaran di Pemkot Bandung

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi memeriksa enam orang sebagai saksi berkaitan peristiwa kebakaran Gedung Bappelitbang, Pemkot Bandung. Di sisi lain, layanan sudah bisa berjalan setelah sempat ditutup sementara.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Aswin Sipayung mengatakan masih melakukan rangkaian olah TKP termasuk menyelidiki penyebab kebakaran. Beberapa orang sudah dimintai keterangan sekaligus berkoordinasi dengan Puslabfor Mabes Polri.

"Kami memeriksa dan memintai keterangan beberapa orang atau banyak orang yang ada di sekitar TKP," kata dia.

Kasi Humas Polrestabes Bandung AKP Rose menambahkan ada enam orang yang dimintai keterangan. Di antaranya petugas keamanan di lingkungan kantor Bappelitbang, staf dan beberapa masyarakat.

"Sampai saat ini proses penyelidikan masih berjalan sudah beberapa orang diperiksa lebih kurang enam orang. Karena masih dalam proses penyidikan masih belum dapat menyampaikan hal yang lebih luas," ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna memastikan layanan Bappelitbang sudah mulai berjalan meski diperlukan beberapa penyesuaian untuk pegawai dan aparatur sipil negara (ASN).

"Kalau Bappelitbang tidak direct service (pelayanan langsung kepada masyarakat), hanya support perencanaan kecuali yang sifatnya tahunan musrenbang dan lainnya sudah lewat," ujar Ema.

Para pegawai akan secara bertahap dipindahkan ke kantor sementara yang lokasinya menunggu arahan dari Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Beberapa opsi adalah menyewa kantor, memanfaatkan gedung PT Pos atau menggunakan fasilitas Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Berkaitan dengan pembangunan ulang gedung yang sudah terbakar, semua akan ditentukan dalam waktu dekat. Sedangkan mengenai kerugian, pihaknya belum bisa menaksir secara total.

"Yang saya tahu banyak yang hilang terbakar komputer laptop. Semua sedang didata, sedang dicatat apa yang mereka miliki dokumen apa saja yang hilang," pungkasnya. [cob]