Polisi Periksa Para Saksi Ungkap Penyebab Kebakaran Gudang di Lampung City Mall

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran gudang kosong di lantai dasar Lampung City Mall. Sejumlah saksi diperiksa untuk mengungkap kejadian tersebut.

"Polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi maupun pihak yang bertanggung jawab di lokasi kejadian, terkait penyebab kebakaran tersebut," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Polda Lampung, Selasa (15/11) malam. Dikutip dari Antara.

Polda Lampung membantu Polresta Bandarkampung yang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran pada gudang Shabu Kitchen G1 dan G2, gudang mister sumo G3, gudang Marugame udon G4, dan gudang G5.

"Hasil olah TKP nantinya akan diambil sampel dan akan di uji Pusat Laboratorium Forensik Polri di Palembang," lanjut dia.

Pandra menambahkan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/11) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu masyarakat sekitar melihat asap keluar dari gudang kosong.

Masyarakat bersama keamanan setempat kemudian melakukan upaya pendobrakan pintu yang terkunci dengan gembok untuk melakukan penyemprotan menggunakan Apar.

"Namun api masih menyala, sehingga sekitar 15 menit datang empat mobil pemadam kebakaran dan langsung memadamkan api. Sekitar 30 menit api berhasil di padamkan," lanjutnya.

"Akibat peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi berupa gudang Shabu Kitchen G1 dan G2, gudang Mister Sumo G3, gudang Marugame Udon G4, dan gudang G5 posisi gudang kosong masih ditaksir dari pihak masing-masing pemilik gudang.

Intinya, lanjut dia, respons cepat Polda Lampung akan membantu proses penyidikan oleh Sat Reskrim Polresta Bandarlampung, sesuai TKP tentang dugaan penyebab terjadinya kebakaran serta menyiapkan tim bantuan teknis Puslabfor Polri untuk penyelidikan dan penyidikan secara Scientific Crime Investigation terhadap kasus kebakaran yang terjadi Lampung City Mall.

"Namun apabila hasil Penyelidikan terhadap adanya unsur kelalaian maupun unsur kesengajaan, maka akan diproses secara hukum," tambahnya. [cob]