Polisi Perketat TKP Penembakan Tito Key

Bekasi (ANTARA) - Sekitar 30 aparat kepolisian Polda Metro Jaya memperketat keamanan di sekitar lokasi kejadian penembakan Tito Refra Key adik kandung John Key di Perumahan Taman Titian Indah Medan Satria Kota Bekasi Jawa Barat, Sabtu.

ANTARA di lokasi Senin pagi melaporkan petugas mensterilkan Jalan Raya Titin Indah yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan Tito dari aktivitas kendaraan dan warga sekitar.

Lokasi penembakan Tito berada di sebuah kios rokok yang berjarak sekitar 300 meter dari gerbang masuk perumahan milik Aki Ratim (70) yang juga tewas ditembak pelaku di bagian leher.

Di kios tersebut nampak sebuah sepeda motor jenis Kawasaki KLX150S milik Tito yang dibiarkan polisi di TKP untuk keperluan identifikasi.

Ceceran darah dari para korban juga masih nampak di sekitar TKP dari bawah meja kayu yang digunakan Tito dan kawan-kawannya bermain kartu dan di bawah kursi.

Garis polisi juga nampak terpasang mengelilingi kios rokok berukuran 6x15 meter yang bersebalahan dengan bengkel mobil.

"Petugas sudah kita siagakan sejak malam tadi masing-masing dari Polda, Polresta Bekasi Kota dan Polsek Bekasi Utara," ujar Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Triono, di lokasi kejadian.

Menurut dia pihaknya masih menunggu proses identifikasi dari Polda Metro Jaya yang direncanakan berlangsung siang ini.

"Lokasi kita sterilkan dulu dari semua aktivitas warga agar menjaga barang bukti tetap kondusif saat proses identifikasi berlangsung," katanya.

Tito Refra Key (44) adik John Refra Key alias John Key, tewas ditembak orang tak dikenal saat main kartu domino di sebuah warung rokok.

Selain Tito yang kini sedang mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Papua dari Partai Amanat Nasional itu, pemilik warung Rastim (70) juga ikut menjadi korban.

Tito yang juga seorang pengacara itu, tewas di rumah sakit Ananda Kota Bekasi setelah sebuah timah panas tertancap di mata kanan hingga tembus ke bagian kepala belakang telinga.

Sedang Rastim, tewas di lokasi kejadian setelah peluru pelaku menembus dada kanan.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.